SEA.EDU.NET

dear p dwitagama, p made, p iwan, p syaiful , dkk lainnya..

terimakasih suport nya selama ini, memang kami akan di tugaskan ke SEAMOLEC utk mengurusi pendidikan jarak jauh di ASEAN,
salah satu yg sedang kita siapkan adalah program SEA EDU NET, jardiknas nya asean, dimana sekolah yg terbaik di indo, dan asean akan terhubung oleh intranet dan internet, melalui satelit yg sedang kita siapkan..tahun ini…harapan kita jenjang sekolah level smp, sma, smk,ma, pt, poli, lembaga kursus, p4tk/training center di indonesia akan terhubung dgn teman yg sejenjang di tingkat ASEAN..sehingga terjadi pertukaran informasi antar institusi pendidikan asean…sasaran kita 150 pt, 500 sekolah, 25 lembaga training guru, 250 lembaga kursus dll yg sejenjang….dalam sistem yg singkatannya SEA.NET ..jadi sekolah2 di indonesia yg aktif guru,murid,sek. berkomunikasi melalui it akan kita ajak utk bergabung dalam konsorsium sea.net.

program ke 2 kita ingin meningkatkan jumlah anak lulusan slta, sltp dan pt masuk dalam sistem pendidikan yg lebih tinggi juga guru melalui pjj…sasaran kita 1 juta siswa, 1 juta guru dan 1 juta pekerja yg perlu di upgrade qualifikasinya melalui pjj +, atau hibride education…kombinasi tatap muka serta praktek dalam sistem yg sdh ada sesuai dengan ke ahlian yg diperlukan bersinergi dgn institusi terkait di asean….saat ini baru 4300 an guru sd di training melalui pgsd on line – hylite melalui seamolec- didukung 23 pt-lptk, sedang dalam proses 13.000 an jurusan it dlm sistem pjj yg didukung oleh 70 pt dan bbrp jurusan sedang di buat modelnya, seperti pariwisata, kimia industri, akuntasi, entreupreuner, kulturjaringan, pembibitan ikan, ulatsutra , animasi, gametech dll..semua masih dalam model…dimana kombinasi pjj dgn tatap muka serta berkarya di tempat kerja yg ada dan membuka lapangan kerja…juga pertukaran teknisi asean yg thn ini kita targetkan 100 mhs/teknisi/guru yg berminat dan lulus seleksi utk 6 bln sd 12 bln di negara asean di institusi patner kita utk sekalian mengajar bhs indonesia serta kultur indonesia…dll…

hal lain adalah menyediakan portalutk materi pendidikan utk institusi asean, yg bisa di unduh dan di manfatkan oleh guru2, murid,mhs, dan karyawan asean..dlm rangka meningkatkan kompetensi serta sill nya…

semua diatas akan memanfaatkan teknologi it utk saling berhubungan….

saran..program, perbaikan dll kami tunggu..ya…di bawah ini, karena saran serta kritik anda sangat kita butuhkan dalam rangka menyiapkan bersama generasi asean yg baru…thn 2015 kita sdh merupakan kawasan yg bersatu dimana mungkin sdh tidak diperlukan visa lagi antar asean, anak2 kita bisa bekerja dimanapun juga , guru mengajar dimanapun serta mobilisasi penduduk akan cepat terjadi tanpa hambatan…..

mari kita siapkan bersama anak2 kita utk menjadi juragan di negerinya sendiri, maupun di negara lain yg memerlukan….

bila anda, maupun sekolah anda atau institusi pendidikan anda berminat bergabung dalam sea edu net,  silahkan kirim email ke gatothp2000@yahoo.com atau gatothp@seamolec.org

terimakasih atas waktu anda membaca pemikiran2 ini, dan terimakasih juga atas saran dan kritikannya.

Iklan

39 Tanggapan

  1. Jujur, awalnya saya ragu dengan kepindahan jardiknas dari BKLN ke Pustekkom. Karena yang ada dalam pikiran saya adalah jardiknas akan pindah tangan. namun, setelah tau bahwa yang berubah hanya wadahnya saja, saya malah sangat setuju.
    Saya pribadi juga apresiate banget dengan planning pak gatot dan kawan2 dalam rangka “membangun sistem” pendidikan model baru.
    Semoga jalan panjang ini tidak menjumpai aral berarti

    Sukses buat pak Gatot

  2. Pak Gatot
    berita ini sangat suprise banget, saran pak drill bahasa inggris para pengajar kita lebih mantap lagi baik untuk speaking mapun writer, kami selalu mendukung bapak dengan segala dinamika yg ada.
    salam dari manokwari

  3. Saya sangat tertarik untuk masuk kedalam wadah sea.edu.net, semoga cita-2 Bapak beserta kawan2 dan kita semua cepat tercapai. ini merupakan terobosan baru dalam dunia pendiidikan, saya berharap nanti semua warga negara ini lebih banyak menghargai pendidikan (orang-2 pintar), karena pendidiklah bangsa ini maju, tapi kenyataannya para pendidik tidak diperhatikan keberadaannya di Indonesia tercinta ini

  4. Pak Gatot memang penuh dengan terobosan – terobosan dalam pengembangan ICT khususnya dalam dunia pendidikan. Dengan “go international” nya Bapak, kita berharap kemajuan dunia pendidikan. Terlebih lagi bagi Tenaga Pendidik dalam penguasaan Bahasa Inggris supaya lebih meningkat sehingga mereka bisa berinteraksi dengan rekan2 di ASEAN khususnya dan internasional.
    Saya sangat mendukung program2 Bapak yang memang sangat bermanfaat dalam kemajuan pendidikan.

    Salam dari Bumi Sukowati

  5. Suatu pemikiran yang Jenius, sehingga kita (guru,siswa) siap menghantarkan masyarakat indonesia ke Masyarakat Informasi 2015, Kami di SMKN 39 Jakarta sedang melatih teman2 guru, bahwa setiap wajib punya email, punya blog, dan mensosialisasikan IT untuk media pembelajaran dan komunikasi dengan siswa.

    Program ini sangat bergharga bagi bagi kita, smoga berhasil dgn baik pak…

  6. Dear Pak Gatot

    Sy amat sangat yakin … dimanapun selalu ada celah buat Bapak untuk berbuat … Sy siap bantu sir

    Mari terus berjuang saudaraku

  7. Selamat untuk yang keduakalinya pak. Semoga di tempat baru lebih berjaya lagi. Selalu mendapat perlindungan dari-Nya sehingga cita-cita mulia itu bisa diwujudkan.

    Soal sea.edu.net, saya pikir ini sebuah terobosan baru paling tidak dari segi cakupannya. Seperti halnya Jardiknas, melalui jaringan maya ini, kita tentu tidak hanya dengan mudah membangun jejaring dengan skolah-sekoah atau institusi yang ada di di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara. Untuk itu kami sangat support sekaligus melamar menjadi salah satu anggotanya. Kami akan segera kirim email ke Bapak untuk hal tersebut sekaligus sedikit menjelaskan profil sekolah yang kami pimpin saat ini.

    Cuman yang perlu kami sarankan pak, mohon juga bapak tetap ikut menggawangi jardiknas yang telah dirintis supaya jangan putus ditengah jalan. Saya tidak tau entah bagaimana mekanismenya. Yang pasti kita masih memerlukan sebuah kepemimpinan yang bisa melecut semangat kawan-kawan untuk melangkah ‘a step ahead’ dan tetap pada track yang telah disepakati.

    Kenapa perlu pendampingan ? Terus terang kalau mau jujur, sebagai pengguna dalam sebuah wilayah yang mungkin belum bisa merepresentasikan kondisi existing di seluruh Indonesia, saya melihat jardiknas kita masih pada level persiapan dan jalannya masih agak tertatih-tatih. Sekali lagi ini merupakan pengamatan kami di suatu wilah yang scope-nya agak kecil. Kita belum benar-benar merasakan manfaat sesungguhnya atas keberadaan fasilitas maya tersebut. Asumsi saya sesunnguhnya sama seperti apa yang dicita-citakan oleh sea.edu.net cuma jardiknas tentu mencakup wilayah Indonesia saja. Asumsi ini kemudain menjadi ekspektasi bahwa kelak sekolah saya, sekolah kawan-kawan saya baik yang sekota dengan saya maupun di kota-kota lain di Indonesia bisa saling berhubungan satu dengan yang lainnya tanpa terkendala ruang, waktu dan jarak. Sekolah saya dengan sekolah lainya bisa berkolaborasi mengerjakan kegiatan-kegiatan pendidikan tanpa kami harus bertatap muka. Itulah mimpi kami ketika jardiknas pertamakali diluncurkan. Mungkin ini agak subyektif. Tapi kalau ini yang diapakai oleh tim jardiknas, saya khawatir, tanpa ada pendampingan yang baik, tujuan ini akan sulit dicapai. Ini yang kami rasakan ditempat kami saat ini. Atau mungkin kami salah karena ekspektasi kami yang terlalu tinggi. Mohon dimaklumi.

    Singkatnya, kami khawatir, jika sistem ini ditinggalkan oleh yang menggolkannya, sejarah yang sama bisa saja terulang lagi seperti ketika pertama kali kita rancang sistem per-ETC-an kita dulu. Kini dia telah tenggelam ditelan masa. Semoga tidak terjadi.

    salam
    syamsul aematis zarnuji
    syamsul_smkairlangga@yahoo.com
    http://www.zarnuji.blogspot.com

  8. Saya sangat setuju dan mendukung dengan program, karena saya adalah salah satu orang dari sekian banyak orang yang dapat mengupgrade kemampuan saya melalui program beasiswa BPKLN, saya adalah mahasiswa D3 TKJ Malang Joint Campus yang berasal dari SMA Muhammadiyah 1 Malang.

  9. Pertama-tama, selamat dan sukses buat Bpk Gatot HP atas tugas barunya di SEAMOLEC.
    Kedua, ide untuk menyatukan pendidikan di kawasan asean dalam suatu jaringan (semacam Jardiknasnya Asean) sangat bagus dan perlu didukung bersama-sama.
    Ketiga, kami dari Poltek Negeri Bali siap bekerjasama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia khususnya dan Asean pada umumnya.
    Segala hambatan dan tantangan kami yakin pasti ada solusinya.
    Terima kasih.

  10. Yth. P. GHP

    Ini terobosan yang sangat sy impikan dari dulu pa……

    Sy yakin ini akan banyak memberikan solusi terhadap dunia pendidikan di Indonesia baik secara kualitas maupun kuantitas. Mungkin kita mesti sambil mempersiapkan sistem e-learning yang pas dan konten yang berkualitas di jaringan kita sendiri (jardiknas). sy yakin dengan pijar kemarin banyak karya temen2 guru yang layak, apalagi kalo ada program lagi yang menggiring temen2 guru berpotensial/berkualitas u aktif menyumbangkan karya nya. Contoh : dengan mengadakan lomba blog guru atau blog sekolah.

    Khususnya untuk SMK atau bidang keteknikan, sy punya pemikiran membangun sistem e-learning berbasis web dengan memanfaatkan konsep pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Mengingat selama ini saya melihat bahwa :
    a. Jumlah SMK tidak sebanding dengan jumlah siswa, apalagi dengan kebijakan depdiknas tentang perbandingan smk/sma 70:30
    b. Jumlah Guru tidak sebanding dengan jumlah siswa.
    c. sekolah belum terstandar seluruhnya.
    d. banyak SMK yang tidak memiliki fasilitas praktek yang memadai
    e. kualitas guru yang mengajar tidak merata bahkan ada di suatu sekolah beberapa guru menangani matapelajaran yang tidak sesuai dengan bidangnya.

    Maka dari itu implementasi e-learning dengan model PBL di Indonesia merupakan alternative yang perlu dipertimbangkan. Karena model PBL mendorong penerapan Teknologi Informasi (TI) secara nyata sesuai dengan kegiatan sebenarnya, yang secara alami membuat sibuk peserta di dalam kegiatannya. TI mempertimbangkan kreatifitas produk yang dengan mudah dapat diaplikasikan di dalam ataupun di luar sekolah/program. Juga dapat memperluas berbagai kemungkinan riset, membiarkan para pelajar untuk menghubungi ahlinya di manapun di dunia (sepanjang mempunyai akses e-mail/chat), dan membuat proses lebih memotivasi pelajar untuk menciptakan kinerja yang lebih baik. Penerapan PBL yang baik dapat memberikan kemampuan yang bermanfaat bagi pelajar seperti pada :
    Communication skills, Time management skills, Information skills, Computing skills, Teamwork skill, Thinking skills, dan Problem solving skills.

    Dengan memanfaatkan fasilitas yang ada pada lingkungan e-learning berbasis web secara maksimal, pembelajaran model Web Project Learning diharapkan dapat lebih menumbuhkan motivasi dan berkolaborasi di dalam mengikuti kegiatan pembelajarannya. Ketika pelajar terkonsentrasi dalam permasalahan dan aktif dalam penyelesaian proyek baik kelompok maupun individu, maka beberapa manfaat dapat diperoleh diantaranya peningkatan kemampuan, wawasan, keluwesan berkomunikasi, cara berfikir, membuat keputusan, penyelesaian masalah, penggunaan teknologi informasi, dan berbagai manfaat lainnya.

    mudah2an bermanfaat.
    Maju terus IT Pendidikan Indonesia……, dengan IT pendidikan akan semakin berkualitas..
    Trimakasih,

  11. Saya juga turut mendukung pak….

  12. Salut untuk p gatot dengan program-programnya.kebetulan saya juga merupakan salah satu guru yang dapat beljar lagi berkat program p gatot. saya yakin apabila kita smua mau berusaha untuk lebih maju kita akan dapat bersaing dengan negara-negara lain.apalagi kapasitas bapak sudah diakui di asean dibuktikan dengan sekarang bapak di seamolec.tantangan bagi para guru dan seluruh komponen pendidikan untuk memajukan pendidikan diindonesia terutama penguasaan bahasa asing harus lebih kita mantapkan agar kita dapat berdiskusi dengan teman-teman dari negara lain. bravo untuk p gatot.

  13. wuah….
    saya siap pak

  14. Untuk menyatukan serangkaian organ pendidikan di ASEAN adalah ide yang menantang. Saya bersama rekan di Komunitas APEC Learning, punya beberapa projek, salah satunya adalah “Let’s Do it together!” Projek ini adalah pertukaran materi belajar antara guru-guru di asia pasifik. Selain itu kami juga melakukan diskusi-diskusi menarik melalui off line maupun on line. Beberapa negara yang pernah saya kunjungi mempunyai permasalahan yang sama dengan kita, yaitu Bandwidth. Jadi, menurut saya untuk kesiapan SDM, guru-guru kita siap untuk bertempur di kancah internasional, akan tetapi kadang terkandala satu hal itu. Memang, saya setuju dengan pendapat Bapak, Jardiknas merupakan trigger untuk ke depan, akan tetapi untuk daerah terpencil seperti daerah saya. Bandwidth adalah barang yang sangat mahal sekali. Sepertinya fokus tetap pada penyiapan infrastruktur itu Pak. Anyway, Let Us Jump Forward, Sir!

  15. @all, terimakasih masukannya, dan saya harap bila ada hal2 yg baru dan menarik, silahkan di tambahkan pada blog ini…

  16. Pak Gatot, mungkin kalau memang ke arah tingkat ASEAN, maka untuk mempermudah pertukaran materi ajar via eLearning, sebaiknya mulai mengadopsi standard utk content eLearning. Lebih enak lagi kalau berbasiskan semantik model.

    Sehingga tiap institusi/organisasi bisa bertukar-menukar materi, menyusun materi dari sumber lain secara mudah. Faktor multilingual untuk dokumentasi juga harus mulai difikirkan.

  17. Selamat buat pak Gatot, dan semoga semua inovasi dan motivasi yang telah bapak berikan kepada kami selama ini merupakan sumber inspirasi bagi kami untuk terus maju dan berkembang … Amin. semoga sukses….

  18. Yth Pak Gatot Hp

    Sebelumnya ijinkan saya memperkenalkan diri kpd Bpk Saya Hilda Porawati Direktur Politeknik Jambi
    Pertama tama ijin saya mengucapkan selamat buat Bpk ditempat yang baru dan semoga sukses selalu
    Kedua ide yang Bpk programkan ini amat bagus sekali semoga cita-cita mulia ini bisa menjawab persoalan yang ada dalam peningkatan SDM bangsa kita.
    Dan terakhir kami politeknik jambi siap mendukung dan berkerjasama dalam memajukan pendidikan di propinsi jambi khususnya dan indonesia serta asean pada umumnya.
    Terima kasih

  19. Dear Pak Gatot,
    Membuat terobosan baru bagaimana pendidikan dapat dinikmati oleh segenap lapisan masyarakat adalah sesuatu yang harus kita perjuangkan, sejarah membuktikan hanya orang yang memiliki pengetahuan hidup yang mumpuni dalam banyak hal yang dapat eksis memperahankan dan mengembangkan hidupnya secara bekesinambunagan . Kita harus sedini mungkin memberikan kesadaran bagi semua lapisan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kehidupan yang kadang tidak mudah, kalau perlu sejak lulus SD,..dia harus tau arah hidupnya. Pilihan hidup sejak dini merupakan langkah awal yang harus bersama-sama kita wujudkan.
    Betapa banyak saudara2 kita yang sudah lulus pendidikan sampai perguruan tinggi mereka bingung mau kemanakah saya ???
    Sebuah kondisi yang kadang kita hanya bisa Ngelus dodo,…kurang apakah mereka ?
    Jawabanya hanya satu mereka kurang informasi…sehingga tidak pernah ada pilihan.
    Betapa banyak saudara2 kita yang hijrah ke negeri lain seperti malesia, arab, brunei, taiwan dll, tetapi mereka bukan orang yang punya pendidikan cukup tinggi, banyak diantaranya hanya lulusan SD, SLTP dan sederajad. Apapun pekerjaan mereka tidak-lah menjadi masalah, yang jelas mereka pulang membawa uang yang cukup banyak dibanding orang lain se-kelas dia di kampungnya.
    Pertanyaanya ada apa dengan di luar negeri ???
    Ternyata di sana secara umum ekonomi sudah lebih mapan sehingga gaji seorang buruh terendah-pun lebih baik dibandingkan seorang mandor di negeri kita.
    Sehingga mbah dukun tetangga saya bilang kalau mau hidup enak ya hiduplah di negeri orang, syukur-syukur disana dapat istri/suami orang sana walau duda tua atau janda yang sudah gak bisa jalan,….gak masalah yang penting kaya.
    Pertanyaannya siapa yang membawa mereka ke luar negeri,..ternyata mereka rata rata diajak tetangganya yang pernah jadi TKW/PRT/sopir di luar negeri, yang dulunya dia dijual oleh PJTKI.
    Berarti masa depan sebagaian masyarakat kita di tangan TKW, PRT dan PJTKI,….bukan di tangan si intelektual.

    Dengan gambaran ini ide dasar untuk menggandengkan komunikasi beberapa negara dengan media pendidikan jarak jauh adalah sebuah ide yang CERDAS untuk mengatasi masa depan bangsa indonesia.

    Paling tidak ada 2 hal yang didapat :
    1. Komunikasi dengan negara-negara tetangga menjadi lebih dekat, sehingga manfaat dan kelebihan apa yang ada disana, tentunya menjadi peluang yang dapat ditangkap oleh si pintar, diantaranya semakin terbukanya lapangan pekerjaan non PRT yang bisa mendapatkan pekerjaan disana.
    2. Kwalitas pendidikan kita akan lebih baik karena dapat mengadopsi sistem pendidikan di negara yang lebih baik kondisinya

    Akhirnya dengan modal awal membangun jardiknas di negara kita yang begitu luas dan hasilnya sudah dapat dirasakan kita semua, maka bukan hanya mimpi di siang bolong kalau progran SEA.EDU.NET bakal membedah semua kebuntuan di negeri ini.

    Menyangkut teknologi macam apa sekarang sudah banyak pilihan,…tidak lah menjadi masalah.
    Masalah kesiapan sumber pendanaan, kita harus buktikan bahwa program ini memiliki cost sangat murah dibandingkan dengan hasil yang dihasilkan untuk mengatasi permasalahan bangsa.
    Menyangkut jurusan/konten apa yang akan kita kemas, terlalu banyak pilihan yang tersedia, jika kita dapat berkolaborasi dengan negara-negara yang akan bergabung. misalnya kita bisa membuat paket diklat kelapa sawit karena malesia jagonya dan lahan kita masih sangat luas, paket pertanian padi dan tebu kita dapat mengadopsi kehebatan thailan dalam hal itu.
    Jenjang pendidikan sebaiknya dibuat dari yang waktunya paling singkat setara dengan kursus sampai jenjang perguruan tinggi.
    Selamat berjuang untuk mengabdi buat ibu bumi bopo pertiwi yang sedang bingung , Mulailah sekarang juga …. ……..tak usah ragu.

    Demikian, renungan saya

  20. Saya belum siap pak 😀 , klo untuk SEA.Net saya bantu dengan do’a dulu ya pak 😀 sekarang saya mempersiapkan diri dulu supaya ketika nanti waktunya “come back” untuk saya tiba saya sudah menghilangkan beberapa kelemahan saya di waktu yang lalu supaya saya bisa membantu bapak secara optimal :D. Sementara saya standby di malang ya pak UDLR akan kita siap kan pak!!

  21. sukses pak, kami selalu berdoa dan selalu siap untuk mensukseskan program bapak demi kemajuan pendidikan bangsa ini dan tidak dipandang sebelah mata oleh bangsa lain.

  22. Dear Mr. Gatot HP
    semoga dengan adanya SEA.NET. EDU pendidikan di negara kita saat dapat setara dengan negara yang sudah mengalokasikan anggaran pendidikan dengan benar, yaitu lebih dari 20% dari anggaran pendapatan negara, sehingga mutu dan kualitas pendidikan dapat terjamin baik. harapan saya semoga p.gatot dapat mendobrak birokrasi pemerintahan kita yang masih kurang serius menanggani bidang pendidikan, yang berakibat tinggi biaya pendidikan dan rendahnya mutu pendidikan di negara kita bila dibandingkan dgn mutu pendidikan di negara2 kawasan ASEAN.
    Dengan hasil mutu pendidikan yang rendah maka dampaknya seperti yang telah di jelaskan oleh p.wajiran, dimana kita hanya memasok tenaga kerja PRT dan sopir.
    akhir kata semoga dengan adanya p.gatot di SEA.EDU pendidikan di negara kita akan lebih berkualitas dan sistem pendidikan akan berjalan dengan baik (tdk gonta-ganti aturan dalam waktu yg singkat), kita dapat belajar dari negara2 tetangga yg menata sistem pendidikan yg baik, teratur dan terarah.

    selamat bekerja, semoga sukses apa yang anda kerjakan

  23. Bapak gatot di tempat.
    Dengan era global sekarang yang kita harus siap, terutama dalam pengembangan SDM, maka kami yakin dari Depdiknas sendiri mengharapkan terobosan dari Bapak dalam pengembangan SDM untuk bisa bersaing terutama dalam tingkat ASEAN, kami sangat mendukung program bapak, terutama untuk mendukung bagaimana bisa bersaing dengan negara luar, saya masih ingat dengan bantuan Bapak, kami bisa mengikuti pelatihan di luar negeri ( tahun 2000) dan juga komitmen bapak dalam pengembangan IT tidak bisa diragukan lagi, Kami tetap mendoakan semoga bapak bisa mengembangkan tugas ini dengan baik dan tetap seperti selama ini yang mengayomi kita dalam pengembangan TI di tempat masing2
    Selamat bertugas bapak, dan sehat selalul, amin …

  24. Vertrauen ist gut, Kontrolle sind besser.

    Nach bisherigen Erfahrungen sind viele Nachbarlaender nicht ehrlich genug, auch hier in Deutschland. Aufpassen ist wert..

    Wir wuenschen Ihnen alles gute und hoffen, dass die Beziehung zu Deutschland weitergeht.
    Wir sind dran Kontakte zu knuepfen…

  25. ass wr wb
    dear Pak Gatot yang begitu memperhatikan nasib pendidikan Indonesia

    maaf atas kelancangan saya
    begitu banyak program-program yang diterapkan dinegara kita dan begitu inovatif. alhamdulillah kami di pimpin oleh seorang pemikir dan pejuang pendidikan seperti bapak. saya mengutip ide rekan kita “Membuat terobosan baru bagaimana pendidikan dapat dinikmati oleh segenap lapisan masyarakat adalah sesuatu yang harus kita perjuangkan, sejarah membuktikan hanya orang yang memiliki pengetahuan hidup yang mumpuni dalam banyak hal yang dapat eksis memperahankan dan mengembangkan hidupnya secara bekesinambunagan . Kita harus sedini mungkin memberikan kesadaran bagi semua lapisan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kehidupan yang kadang tidak mudah, kalau perlu sejak lulus SD,..dia harus tau arah hidupnya. Pilihan hidup sejak dini merupakan langkah awal yang harus bersama-sama kita wujudkan.
    Betapa banyak saudara2 kita yang sudah lulus pendidikan sampai perguruan tinggi mereka bingung mau kemanakah saya ???”
    nah pak, dari kutipan ini, saya ingin sedikit mengingatkan, berapa banyak yang jangankan ingin menikmati fasilitas hebat seperti yang saat ini kita kembangkan, kesempatan untuk mengenal huruf pun belum ada, karena sulitnya perekonomian mereka. sy dan rekan-rekan di makassar telah melakukan survey di sebuah kecamatan di Sulawesi Selatan dan ternyata jangankan berpikir lulus perguruan tinggi dan kemana mereka setelah selesai, lulus SD pun tidak pak. saya harap dengan penuh rasa hormat kepada bapak, kiranya sembari mengembangkan infrastruktur kita bisa sama-sama memikirkan bagaimana mereka bisa mengenal huruf, tamat SD dan bahkan bisa bermimpi kemana mereka setelah selesai kuliah. kami mohon kepada bapak, karena mereka juga warga Indonesia yang punya hak untuk menikmati semua fasilitas itu. mereka juga adalah generasi muda yang mungkin tak kalah cerdas dari mereka yang mempunyai sarana, lebih sejahtera dan punya kesempatan mengenyam pendidikan.
    demikian permohonan kami. saya berbicara mewakili mereka yang butuh perhatian. terima kasih atas perhatian bapak.
    semoga ALLAH senantiasa melimpahkan rahmat dan kasih sayangNya kepada bapak dan pendidikan kita pada umumnya. mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan
    wassalamu alaikum wr.wb

    Santy – Mks

  26. Dear Bp Gatot, setelah membaca tulisan di blog ini dimana sekarang bapak di alih tugaskan , semula saya jadi ragu akan kelanjutan dari jardiknas, ternyata keterkaitan tugas bapak dengan jardiknas masih akan terus berkembang, selamat buat bapak semoga jardiknas di indonesia semakin exist ketingkat asean dalam rangka memajukan pendidikan dengan sistim TI. Pak …….kami mohon bapak bisa mengirimkan file (doc atau pdf) tentang program-proram SEA EDU NET. Selamat bertugas………

  27. SMP YPPI 2 Surabaya siap, Pak. Bagaimana cara bergabungnya? Tolong dong saya direply. Thanks.

  28. hai mr. gatot
    saya diaz from smkn 1 surabaya
    i hanya ingin kirim pesan.
    salam kenal

  29. Salam hangat Pak Gatot,

    Kami dari SMKN 1 Pacitan, tepatnya dari ICT Center Pacitan, baru “melek” dengan artikel ini setelah tadi dikunjungi oleh Pak Khalid, diberi penjelasan panjang lebar, dan dititipi formulir pendaftaran menjadi Mitra 500 SEAMOLEC. Dan satu hal kecil yang cukup mengejutkan saya, saat Pak Khalid saya kasih lihat (maaf, EYD saya belum memenuhi conformity 🙂 ) perangkat PCI DVB Card SkyStar 2 yang kami gunakan untuk mengembangkan TVE-VoD, beliau langsung berujar, “Nah, ya perangkat ini yang nantinya digunakan utk downstream dari satelit utk PJJ di SEA EDU NET.”

    Karena yang Bapak tawarkan di atas semuanya menuju pada hal yang lebih baik, dan menuju daya tawar kita yang lebih tinggi di ASEAN, kami akan berusaha mengikutinya hingga batas kemampuan kami Pak. Kami di satu sisi melihat program ini sebagai peluang untuk berkembang dengan standar yang lebih tinggi, baik regional (SEA) maupun internasional bagi SDM kita di Indonesia. Namun di lain sisi masih ada rasa khawatir dan minder karena jika kita mau mencermati lebih detil, perkembangan tetangga-tetangga kita di sesama negara ASEAN sudah sangat pesat. Malaysia sudah memiliki Malaysia Super Corridor, Philippine sudah sedemikian pesatnya dengan industri lembah silikon, apalagi Singapore. Untuk hal yang terakhir ini, kami mohon motivasi dari Pak Gatot agar kami lebih percaya diri.

  30. dear p gatot,
    saya dari smkn 1 nganjuk-jatim. tentunya dalam sebuah ide akan terdapat beberapa kendala yang akan dihadapi, hal yang menjadi pemikiran saya tentang kendala di lapangan :
    1. bila ada pelajaran jarak jauh, maka ada ujian jarak jauh. berarti peserta didik harus “mampu” membeli peratan yang diperlukan..sudah begitu kuatkan daya beli masyarakat kita secara umum ? Solusi dari kendala ini adalah (mungkin) tetap memanfaatkan infrastruktur jardiknas, dimana ujian online diadakan di ICT center masing2 kabupaten..bagi mereka yang mampu membeli peralatan sendiri silahkan ujian dirumah masing2..

    2. Kenyataan dilapangan adalah selain ketidakmampuan finansial untuk membeli peralatan yang dibutuhkan adalah juga ketidakmampuan menggunakan teknologi..solusinya dilatih dulu…baru bisa belajar jarak jauh pake PC/laptop..dana lagi…

    3. apakah ada jaminan keberlangsungan dan kesinambungan ? atau bahkan mungkin peningkatan di masa yang akan datang ? jangan sampai ganti orang ganti kebijakan (yang menurut meraka lebih baik) dan infrastruktur lama ditinggalkan sama sekali padahal sudah menghabiskan milyaran rupiah..ini namanya tidak berkelanjutan..

    salam dari nganjuk

  31. buat himawan n henri dkk,

    terimakasih masukannya, kita tetap memanfaatkan jardiknas utk permintaan dan melalui satelit utk transfer gambar dan pembelajaran…ddan ini memang perlu pelatihan..secara serentak dan kesabaran yg tinggi…pembelajaran terus menerus dgn segala aspek dan teknologinya …mau tidak mau sdh harus di ikuti…agar kita tidak ketinggalan…
    mari bergandeng tangan utk mempercepat pendidikan anak2 kita..

  32. Dear Pak Gatot,

    Saya sangat salut dengan program Bapak, memanfaatkan ICT untuk pembelajaran. Tapi sayang, di kabupaten saya (Lamongan), program Jardiknas tidak jalan sama sekali. Seiring dengan program tersebut, seandainya di Lamongan program Jardiknas berjalan dengan baik, maka tidak perlu Kepala Dinas Pendidikan mengundang Kepala Sekolah untuk rapat, tapi cukup dengan teleconfren saja. Kalau Dinas Pendidikan butuh file suatu sekolah, cukup lewat email saja. Beres.
    Tapi……. apa mungkin itu bisa terwujud (di Lamongan) ?
    Sekolah NEGERI di Lamongan yang sudah terkoneksi dengan internet, masih bisa dihitung dengan jari, apalagi yang LUAR NEGERI……..

    Mohon tanggapan dan saran dari Bapak Gatot.

    Matur nuwun.

  33. p mustahal, yth, sinergi antar sekolah di lamongan serta seamolec maupun sekolah antar propinsi adalah salah satu solusi…..

  34. Ass, Wr, Wb.
    Viva Pak Gatot, langsung aja ya pak, kalo boleh saya sumbang saran. Kalo di negara tetangga kita ( Republik Mimpi ) yang katanya BBM ( Baru Bisa Mimpi ). internetnya mahal banget kurang lebih 2000 $ per meg-nya, sepertinya dah biasa, maklum dinegara tetangga, BBM khan masih jadi barang langka yang harus diterbitkan beritanya tiap hari di media massa. trus saran dari saya, gimana kalo akses internet ( informasi ) di negara kita sendiri yang nota bene dipelosok tanah air sudah tersambung dengan listrik-nya PLN, kenapa ga kita pake aja jaringan PLN yang dah ada untuk koneksi internet via kabel listrik-nya PLN ( kalo dah salah PLN punya FO di tiap cabang di kabupaten maupun kotamadya ). gitu aja saran dari saya, mungkin bisa jadi bahan untuk kita bersama memudahkan dan memurahkan akses internet ( informasi ) guna mencerdaskan generasi Republik tercinta. Hiduplah IndonesiaRaya.
    Wass, Wr, Wb.

  35. Kami mendukung sepenuhnya diperbatasan dan kawasan tertinggal perlu diingat pak sebagai PR Pak Gatot jangan lupakan kami yang jauh… saya yakin it akan berkembang walapun kita jauh tetapi dalam frekuensi ONLINE kita akan satu dan dekat dihati… salam Ernes…

  36. Saya dua tahun bergabung bersama Jardiknas yang masuk dan awal berkembangnya di Kabupaten Maluku Tenggara Barat pada tahun 2006 hingga sekarang.

    Pak Gatot dalam perkembangannya pak bisa surfing ke http://ernesfalikres.wordpress.com/2008/09/28/laporan-pendamping-ict-kab-mtb-20082/

  37. Salut buat pak Gatot, atas terobosan dan Obsesinya dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Tetapi jangan lupa siapkan sumber daya yang memadai, sehingga semua komponen pendidikan di Indonesia tidak gagap menghadapi teknologi. Sukses buat pak gatot, kami semua mendukung program-program yang telah diluncurkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: