kombinasi tempat uji kompetensi mjeni dan bhs inggris/china/indonesia

perkemangan handphone yg makin canggih, keperluan berbahasa inggris maupun china yg makin banyak di perlukan oleh generasi muda, serta perlunya pembukaan lapangan kerja, mungkin kombinasi keahlian atau skill dalam era globalisasi perlu di siapkan dan di fikirkan bersama.
TESDA filipina, menyiapkan testing center bhs inggris yg terakriditasi sebanyak 1500 lokasi, artinya standar terukur di seluruh filipina , dan dilaksanakan oleh tempat tersebut.


artinya setiap orang akan di mudahkan utk mengetahui kemampuannya secara nasional, pada level mana ybs, bila akan bekerja nantinya. di indonesia sdh pernah kita kembangkan ETC, tapi kmdn mati suri, dimana siswa2 smk bisa mengukur kemampuan bhs inggrisnya. dan yg terbaik di ikutkan ke ujian TOIEC yg di biayai oleh pemerintah.
berdasarkan pengaqlaman tersebut, sebenarnya perlu dicari jalan keluar yg terbaik, agar anak2 kita bisa ujian kapan saja dimana saja dan ukuran kemampuan berbicara terstandarkan, utk bahasa indonesia UKBI namanya = uji kemampuan berbahasa indonesia.
pemerintah china, mengirim kan klo tidak salah 100 guru bhs china ke sekolah indonesia selama 1 tahun, dan mengajarkan bahasa china serta budaya china..
bayangkan klo itu 1000 guru china, dan mengajar di 1000 siswa/sekolah, akan ada 1 juta / tahun anak2 indonesia mampu berbahasa china…artinya produk, budaya, teman2,komunikasi, bisnis dll dgn china akan mudah karena ada banyak orang indonesia bisa berbahsa china di indonesia..klo itu dilakuakn selama 10 tahun…hitung sendiri..berapa besar pengaruh china masuk dalam sistem di indonesia…; begitu pula pembelajaran bahasa indonesia di asean, pada 1000 lembaga pendidikan di negara sahabat, akan berapa banyak yg bisa bahasa indonesia dan brp banyak yg akan ke indonesia utk belajar bhs indonesia.
apalagi kalau di lengkapi dengan skill yg saat ini sedang in atau bisa menyiapkan peluang atau lapangan kerja, utk anak bangsa maupun negara asean.
pernahkah kita terbayang bahwa bahasa indonesia di pakai oleh 500 juta penduduk dunia, dimana jumlah penduduk dunia sebesar 6 miliar..?saat ini baru sekita 300 juta bahasa indonesia di pakai di asean, 250 juta di indonesia , sisanya di asean .
klo pengaruh bahasa indonesia bisa kita kembangkan ke asean di sertai dgn produk2 indonesia, akan menyebabkan perputaran ekonomi yg baik di antar negara asean khususnya indonesia. hal ini bisa di capai dengan membantu lembaga pendidikan di negara asean utk belajar bahasa indonesia dgn mengirim guru/instruktur…tapi ini tidak cukup aktraktif…mungkin salah satunya adalah dengan menaqmbah skill yg sekarang in, salah satunya kemampuan membuat game di handphone, yg bisa mereka buat sendiri serta mereka kombinasikan dgn kreatifitas mereka sendiri.
game edukasi ini bisa mereka ciptakan dan mereka kembangkan utk membuka lapangan kerja mandiri.

mungkinkah kombinasi mjeni + bhs inggris atau mjeni + bahasa indonesia dinegara lain atau tarian indonesia + bahasa indonesia atau apapun yg bisa kita kembangkan bersama utk menyiapkan lapangan kerja baru dimasa mendatang..?
kita sedang menyiapkan maunya serta mimpinya 1000 tempat uji kompetensi serta kombinasi dgn mjeni dalam waktu 1 tahun..mungkin kah dan bisa kah kita..?
hal ini bisa juga utk ilmu2 praktis lainnya tau sesuai dengan keperluan industri atau negara, apalagi kalau memanfaatkan teknologi multicast, updating info terbaru akan cepat dan murah serta menjangkau seluruh indonesia atau asean. bayangkan kalau ada 7000 kecamatan yg tersedia tempat pengujian apa saja yg memang di perlukan oleh negara atau siapapun yg membutuhkan…akan dahsyat bangsa ini dalam mengejar kertinggalannya serta meningkat kemampuannya dgn baik..

kombinasi antara kemampuan yg diperluakan serta mempunyai upgrade terus menerus dgn biaya yg terjangkau, serta peluang kerja yg lebih baik lagi dimanapun akan menyebabkan hal ini makin diminati oleh orang banyak.

salah satu nya bgmn kita meningkatkan murid atau siapapun juga dalam membibitkan ikan , dgn cepat serta di praktekkan di daerah mereka masing2..dan hasilnya utk peningkatan gisi keluarga..? atau beternak ayam atau itik atau apapun yg meningkatakn giszi keluarga..? dgn biaya terjangkau..?

saran… strateginya kita tunggu di bawah ini ya….terimakasih…..

ghp

Iklan

9 Tanggapan

  1. Paragraf ke 6 :
    ……..
    game edukasi ini bisa mereka ciptakan dan mereka kembangkan utk membuka lapangan kerja mandiri.
    ………

    Tanggapan :
    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (mobile) membawa kehidupan masyarakat Indonesia menjadi setingkat lebih maju. Jarak antara dua saudara di dua kota berbeda bukan lagi jauh seperti kehidupan sebelumnya. Berita gembira ataupun duka tidak lagi berganti waktu untuk dapat didengar atau diceritakan. Perintah rapat, seminar, workshop, symposium tidak lagi menunggu ketik edit cetak posting seperti sebelumnya, karena tinggal ketik send jadi. Inilah fenomena kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang mulai dirasakan oleh kalangan masyarakat Indonesia.
    Kemajuan tersebut memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh kemajuan teknologi lainnya, karena tidak memandang pejabat, teknokrat, akademisi, pegawai negeri, pegawai swasta, mahasiswa, pelajar, petani, nelayan, sopir, penjual gorengan bahkan sampai penjual angkringan (nasi kucing = Yogyakarta). Gambaran nyata : 1). Penjual warung angkringan di pojok Kampus UGM, hanya ketik send ketika nasi kucing mendekati habis sementara waktu masih siang dan selang beberapa menit datang seseorang mengantarkan pesanan. 2). Seorang siswa SD (Sekolah Dasar) hanya ketik send ketika hujan deras tiba-tiba mengguyur dan selang beberapa menit sang ayah datang menjemput.
    Berdasarkan kenyataan di atas, kita harus tanggap untuk ikut serta memanfaatkan dan mengoptimalkan kemajuan tersebut dalam kaitannya dengan dunia pendidikan di Indonesia. Informasi SEAMOLEC melalui JENI (http://jeni.seamolec.org) yang salah satu programnya adalah mengembangkan kemampuan membuat game pendidikan via mobile, perlu ditangani secara serius dan berkesinambungan. Di samping langkah ini merupakan jemput bola terhadap kemajuan TIK akan tetapi juga dengan langkah ini dapat membuka lapangan kerja mandiri karena mudah dan dapat dikembangkan secara manual sesuai dengan keinginan pengguna (siswa/pelajar, mahasiswa dan pemerhati dunia pendidikan).
    Oleh karena itu kita perlu mendukung dan berpartisipasi terhadap program SEAMOLEC tersebut dalam rangka mengembangkan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi mobile game untuk dunia pendidikan di Indonesia.
    Jabat Erat

  2. Wacana yg sangat bagus pak, dan saya rasa hal tersebut dapat diimplement di Indonesia. saya ada beberapa pendapat berkaitan dengan issue di atas.
    1. mengenai testing bahasa inggris
    hal ini memang diperlukan pak, tapi sebelumnya kita harus mengetahui dulu apa sebenarnya goal dari testing center ini. Setelah siswa/orang mengetahui kompetensi mereka dalam berbahasa inggris, kemudian langkah apa yang diperlukan dalam meningkatkanya atau menyikapi hasil tes tersebut. selain itu perlu dipertimbangkan juga mengenai keabsahan hasil tes ini, apakah bisa digunakan sebagai standar yang absah untuk melamar di perusahaan2 yang ada. karena ditakutkan apabila grand designya tidak dirancang dengan baik takutnya investasinya akan idle.
    2. Mengenai penggunaan bahasa
    Keinginan dlam mempelajari suatu bahasa pasti selaras dengan kegunaan bahasa tersebut. sehingga apabila kita ingin memasarkan bahasa indonesia keluar negeri otomatis kita harus menambah dan menunjukkan kegunaan bahasa indonesia. metode penggunaan game dengan bahasa indonesia saya rasa belum mampu meningkatkan animo orang dalam mempelajari bahasa indonesia karena saya rasa levelnya kurang signifikan. sehingga saya rasa mungkin yang perlu kita pikirkan saat ini lebih ke arah bagaimana meningkatkan brand bahasa indonesia itu sendiri sebelum memasarkannya.

  3. Mungkin Kata kuncinya adalah “keberlanjutan secara konsisten” apapun bisa dikembangkan jika disertai dengan quality improvement yg terukur. Mungkin pd level ini dulu yg harus mantapkan sebelum melangkah ke tahap selanjutnya pak

  4. Mungkin Kata kuncinya adalah “keberlanjutan secara konsisten” apapun bisa dikembangkan jika disertai dengan quality improvement yg terukur. Mungkin pd level ini dulu yg harus dimantapkan sebelum melangkah ke tahap selanjutnya pak

  5. Yth Bapak Gatot

    TESDA filipina, menyiapkan testing center bhs inggris yg terakriditasi sebanyak 1500 lokasi, artinya standar terukur di seluruh filipina , dan dilaksanakan oleh tempat tersebut.

    begitu pula pembelajaran bahasa indonesia di asean, pada 1000 lembaga pendidikan di negara sahabat, akan berapa banyak yg bisa bahasa indonesia dan brp banyak yg akan ke indonesia utk belajar bhs indonesia.

    menyiapkan kemampuan bahasa Inggris di negara kita adalah usaha nyata untuk menyiapkan generasi muda kita mampu berdaya saing di dunia global ini.
    namun di lapangan sekarang ada sedikit pergerseran memaknai pembelajaran bahasa Inggris, ketika kurikulum bahasa Inggris untuk SMP dan SMA ( bukan SMK, SMK masih sama dengan beberapa tahun lalu dan lebih baik ) lebih menekankan bacaan, diujikan juga hanya bacaan sejak SMP tanpa memberi ruang untuk penguasaan aturan bahasa, nampaknya penguasaan anak anak dalam bahasa Inggris semakin menurun. mereka dituntut memahami text untuk mendapatkan informasi tanpa didasar dengan pemahaman dasar atau prerequsite untuk memahami bacaan itu sendiri yaitu grammar yang kuat dan vocabulary.
    inimenjadi masalah besar dalam pengajaran bahasa Inggris sekarang. dimana guru menekankan kompetensi komunikasi atau fluency tanpa bekal accuracy
    jadinya siswa menguasai bahasa Inggris pasif untuk membaca tapi tidak untuk penguasaan aktif untuk berbicara dan menulis , menyampaiakan gagasan dalam bentuk lisan dan tulis.
    untuk pengukuran kemampuan bahasa Inggris dengan TOEIC dan TOEFL juga masih mangukur vocabulary dan aturan aturan bahasa tingkat tingggi disamping reading.

    untuk mengglobalkan bahasa Indonesia ada tantangan seperti China, kita kirim guru guru bahasa Indonesia yang mampu mengajar bahasa Indonesia dengan bahasa Inggrsi di negara target. ini sudah pernah dilakukan di Australia dari Jawa Tengah.

    untuk game : teman teman IT yang lebih tahu 🙂

    kalau saya lihat di beberapa negara , mungkin yang harus kita garap supaya program tidak mati suri nampaknya attitude
    ada yang menarik ketika saya mengunjungi sebuah sma di Olongapo Pilipina , sebuah sekolah dengan 7000 siswa fasilitas yang biasa saja , tetapi siswa belajar sore hari sampai jam 8 dan sat itu hujan deras, tetapi siswa belajar dengan semangat, presentasi matematika di depan kelas setelah mengerjakan soal di papan tulis, dalam bahasa Inggris. siswa menerangkan alasan jawaban yang dia tulis didepan kelas dalam bahasa Inggris yang lancar.

    ada semangat dan komitment yang tinggi atau barangkali lebih tinggi dari siswa dan guru di beberapa temapat yang saya lihat

    mudah mudahan kita bisa lebih baik dari mereja, berani dan mampu berdiri sejajar

    salam hormat Pak
    nikmah nurbaity

    • bu nuraity, terimakasih masukannya, utk mencoba sptyg di filipina..mnrt anda sbg pakar bhs inggris apa yg mesti kita lkukan…apa kita coba bbrp rsbi, disinergikan dgn yg di pilipina, sehingga terjadi sister school dgn mereka ..?dan kunjungan kesana ..? anda pimpin..bersama p aritonang..?
      pikirkan dan kita diskus ..utk mengundang rsbi yg mau punya patner dan rsbi yg mau berubah dgn pola filipina dgn sinergi dgn seamolec sbg fasilitator nya..?

  6. Assalamu ‘alaikum mas, demi menjalin silaturahmi sesama Blogger marilah kita saling bertukar link, gimana mas?? Salam kenal yah dari Dedhy Kasamuddin 😀

  7. kalau memang ada guru bahasa cina didatangkan dari Cina kami perlu 1 orang guru bahasa cina agar dapat dikirim kesekolah SMA KAPIN
    jl.Raya kalimalang – pondok kelapa
    jakarta timur 13450
    telpon:(021) 8645191 – 8651158
    terima kasih atas bantuannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: