pengalaman di poltek madiun dan renungan korelasi nya antara jumlah orang pandai thd populasi serta peredaran dana di daerah tsb.

sabtu tgl 14 november , mendapat kesempatan mengikuti wisuda 199 mhs ahli madya/d3 di poltek madiun, dimana sebanyak 105 adalah mhs d3 tkj angkatan 2006 yg mewakili dari 7 kabupaten, ngawi, pacitan, jombang, nganjuk, magetan, masiun dan kab madiun.

yg cukup menarik terdapat 4 mhs yg lulus di atas 40 thn umurnya, waktu aku wawancara, mereka sdh berkeluarga, dgn 3 putra, dan semangatnya cukup tinggi utk mendapatkan ilmu yg beruna bagi sekolah..ada juga ibu2 yg lulus dlm wisuda ini ..dari tu atau guru ..

dari informasi singkat..yg di peroleh kebanyakan mereka magang di sekolah, cuman yg di dinas tidak semuanya di perhatikan oleh dinas nya, tetapi di perkejakan terus…memang setiap institusi bervariasi pengelolaan mereka…

dari judul ta mereka , cukup menarik variasinya dari moodle, wan, mikrotik dll yg terkait dgn jaringan di sekolah mereka masing2..diharapkan mereka bisa saling  belajar dan saling mengisi kekurangan dari masing2 pribadi..

saling sharing atau saingan yg ketat..ini masih menjadi perdebatan dalam mendidik serta mnyaring yg terbaik dan terpandai… utk pendidkan masal..meningkatkan pengetahuan suatu masyarakat saling sharing akan mempercepat perubahan sosial..saya kira..

perubahan sosial terjadi karena perubahan pendidikan yg vertikal

jadi makin tinggi seseorang mendapatakan pendidikan atau latihan, akan terbuka peluang dan wawsannya utk bekerja maupun memilih pekerjaan, , yg berakibat terhadap kenaikan gaji, yg berakibat terhadap kemampuan membaya/beli, dan makin punya peluang memilih yg terbaik sesuai dgn kemampuan saat itu…

tugas kita semuanya utk mendorong dan menolong sekeliling kita utk mendapatkan pendidikan sebanyak dan selama mungkin….

karena dari studi adb ..utk masyarkat jepang.. makin lama pendidkan (tahun) makin tinggi gdp negara tersebut…

 

apakah hal ini terjadi di indonesia..ini perlu di buktikan..dan dilihat bersama..

apakah semua lembaga pendidkan kita sdh punya kwalitas yg baik..? punya material yg standard tinggi dan relevan terhadap jamannya..? dan mendengarkan kebutuhan pasar..?

ini tantangan kita bersama utk secara terus menerus memperbaiki relevansi pendidikan terhadap lapangan kerja

...pernah kah kita petakan jumlah populasi tenaga yg terdidik di suatu kabupaten dgn putaran uang yg ada. di daerah itu…klo kita bisa menganalisa hal tersebut…akan menarik hasilnya…

jakarta, bandung, surabaya, jogja, malang adalah kota dgn perputaran uang tertinggi di negara ini, dan orang pandai nya juga terbanyak di bandingkan dgn kota lain..

bgmn caranya..25 % penduduk di setiap kabupaten memiliki pendidkan minimal d3 atau ahli madia, sukur klo sarjana atau master atau doktor…dan sukur lagi kloorang nya heterogen..

sdh ada gagasan 1 kabupaten 1 politeknik..dgn sinergi dgn politek g ada, saya kira indonesia dalam 5 thn yad akan banyak politek yg relevan thd kebutuhan industri serta pembukaan lapangan kerja , hal ini akan mengurangi pengangguran serta menaikkan pendapatan masyarakat…..semoga..

ayo bikin pintar orang sekeliling kita..mulai sekarang..selamat bekerja

 

 

Iklan

3 Tanggapan

  1. Saya setuju dengan bapak, kebetulan posisi kami di Nganjuk, dari 36 smk negeri swasta (sesuai dgn dapodik), baru beberapa sekolah (5%) yang memiliki guru TIK murni (bukan pocokan alias alih jenjang), padahal tempat kami d3tkj terbanyak dalam lulusan tahun ini di Poltek Madiun.
    Yang lebih menyedihkan lagi adalah.. perhatian pemerintah daerah terkait peningkatan mutu pendidikan guru dan sekolah sangat minim. Sekolah harus berani mengambil resiko untuk menggaji orang dengan dana dari orang tua atau dana lain.
    Salah satu cara untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, banyak sekolah memanfaatkan “jasa” lulusan d3tkj.

  2. terima kasih pak gatot atas jasa ke d3tkj.
    dan terima kasih juga bisa menghadiri wisuda kami kemarin.
    semoga jasa dan usaha p.gatot di terima dan mendapapat balasan berlipat dariNYA .

  3. Kadang masalahnya yang tua dan punya status… malah sante2 saja..dan itu sudah ada banyak contohnya……….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: