mimpi mempunyai pelayanan siaran digital utk jenjang smp,sma,smk dan ke trampilan

dgn perkembangan teknologi digital saat ini, pemanfaatan dan pemakaian bandwith satelit, makin efisien dan makin kecil, utk mentransmit suatu paket2 file, baik itu berupa film, data maupun siaran langsung dari suatu studio.

nantinya dalam jangka panjang studio akan menjadi hal yg murah dan bisa di mana saja…, dan jejaring studio ini akan menyebabkan biaya produksi suatu film akan semakin murah….

selain itu kwalitas film, file juga makin beragam, pernah kah anda bayangkan suatu siaran pelajaran matematikan jam 7 – 9 guru nya dari sman 3 malang utk siswa kelas 1, kemudian jam 9 – 11 guru yg ngajar dari smkn1 magelang utk matematika kelas 2 dan jam 11 – 13 berasal dari guru di sman1 merauke…tanpa guru nya meninggalkan sekolah nya, serta siaran tersebut di terima oleh seluruh siswa sma atau smk di seluruh indonesia….? atau pelajaran bahasa kmer dari phnomphen,  viet dari hanoi dan thai dari bangkok, dalam waktu yg berurutan , serta di dengarkan oleh seluruh asean, dan mereka dapat bertanya lewat chat, dan langsung di jawab pada sat itu; bagi mereka yg tidak bisa hadir atau mendengarkan bisa streaming file pada malam hari…; dan bisa di unduh di hp pula, ..jadinya bisa belajar apa saja dan kapan saja..bila siap datang ke suatu tempat pengujian utk mendapatkan sertifikat dari pengukuran kompetensi saat tersebut…

klo ini terjadi dalam waktu yg tidak terlalu lama, alangkah indahnya, kwalitas pendidikan di indonesia atau asean akan mendekati sama kwalitasnya…krn di ajarkan oleh guru yg terbaik, dan guru2 di daerah bisa saling belajar dan sharing tenttang apa yg sedang,sudah mereka kembangkan selama ini….atau mendengarkan  pengalaman kwn2 dari industri yg terkini dgn murah dan cepat….
belajar sepanjang hayat dan sesama kolega/teman, lebih efektif  dalam mengantisipasi terhadap perubahan teknologi, serta perkembangan ilmu dan metodologi pembelajaran…; ini juga tantangan bagi guru, dosen dalam mentrasfer  ilmu atau kompetensi yg di mmiliki…

ulangan bersama utk seluruh smp dalam satu propinsi pada senin pagi selama 2 jam misalnya, dilakukan terhadap 1000 smp atau sma atau smk di jawatengah misalnya, dan kemudian sore hari ada penjelasn secara detail, tentang soal yg baru di ujikan pagi hari….bila hal ini dilkukan setiap hari senin, akan di dapat peta kemampuan siswa kita terhadap oal2 yg di ujikan tersebbut,

kita akan bisa mendapatkan peta kemampuan dan pengusaan materi secara spacial di satu daerah atau propinsi….hasil ini akan membantu pembuat kebijakan pendidikan di daerah tersebut utk mengambil tindakan yg tepat, utk meningkatkan daerah yg tertinggal terhadap penguasaan suatu materi pembelajaran.

jal ini masih perlu jalan panjang utk mmencapai hal tersebut, karena persamaan persepsi dari guru, kepsek, dinas dll perlu contoh dan informasi yg terus menerus…

kita sedang melakukan penelitian dan percobaan utk bbrp saluran yg ada serta teknologi yg memungkin mendukung hal tersebut..dan juga kita masih melihat dan mengecek bgmn kwalitas gambar dan suara dll…

tapi kalo penelitian ini, berhasil mendekati hasil yg baik, ini bisa mmempercepat peningkatan mutu pendidikan serta juga persamaan persepsi terhadap suatu produk, ataupun peningkatan kompetensi dari para guru yg mengampu .suatu mata pelajaran.
atau juga percepatan kwalifikasi guru dari guru2 sd menjadi s1 atau d4..

ayo kita persiapkan dan kerjakan bersama peningkatan pendidikan serta kompetensi yg relevan terhadap kebutuhan pemenuhan lapangan kerja, selain itu juga utk pelatihan staf yg terletak di cabang2, utk suatu kompetensi yg seragam thd penyelesian pekerjaan akan mudah…saya sempat berdiskusi dgn salah satu staf training internasional, dmana utk melatih kompetensi teknisi di seluruh dunia, memang memerlukan teknologi informasi, sehingga materi /file yg berupa petunjuk praktis penyelesaian suatu kasus atau hal2 tertentu akan cepat di selesaikan…… sebagai contoh industri otomotif merek tertentu..utk selalu mengupgrade staf nya yg terletak diseluruh dunia, mau tidak mau suka atau tidak suka, akan mendidik 500 – 1000 cabang dalam waktu yg relatif pendek…

atau hal lain…industri perhotelan, utk menstandarkan kompetensi staf nya dari sabang sampai mmerauke, tanpa it dan sisttemnya akan lama dan kwalitas sdm nnya beragam, sehingga tidak bisa memberikan pelayanan prima…dan berakibat..keuntungan atau kerugian perusahaan bisa di hitung dgn jelas…

mungkin ada saran dan pemikiran dalam rangka memerangi kebodohan di setiap jenjang..? dan menggapai mimpi tersebut..:) terimakasih…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: