pemikiran pendidikan praktis

Pemikiran pendidkan praktis, berdasakan pengamatan dan pengalaman yg pernah kita lewati serta tentang sinergi antar institusi pendidikan dan industri utk pengembangan pola pendidikan diploma/sarjana/skill worker/juragan baru utk hal2 yg praktis dan berbasis produksi, sinergi dgn industri/lembaga pendidikan- laboratorium terkait, melalui pendidikan jarak jauh, dan dapat di simpulkan dalam

9  topik  pendidikan baru

• Just enough
• Just for end user need
• Just in time
• Just uptodate
• Just control
• Just relevance
• Just teamwork
• Just affordable

• just sharing

• just enough

-Di pelajari di mulai dari yg di sukai saat ini, dan dari sumber bervariasi termasuk
internet
– Di pelajari sesuai dengan kebutuhan
–  Di pelajari dengan contoh disekitar
–  Di pelajari analogi sekitar dan daerah lain

–  Di pelajari sesuai dengan teknologi yg ada di sekitar, bila perlu baru      teknologi  baru masuk , asal terjangkau

2. Just for end user need

• Pemanfaatan utk yg di perlukan oleh pemakai terakhir, profil kompetensi sdm
• -Memanfaatkan standar terbaik terakhir
• -Peningkatan efisiensi dari sistem yg sdh ada
• -Perbaikan yg terus menerus
• -Kepuasan pelanggan/enduser terhadap kompetensi dari sdm tersebut.

3. just in time

• Pembelajaran yg tepat waktu
• Pembelajaran yg fokus pada hal2 yg terkait dgn pekerjaan terakhir
• Alur pemikiran dan bahan yg lebih baik dan lebih komunikatif-multimedia, animasi, memotong waktu belajar sd 50 %
• Banyak peningkatan sosial skill

4. Just uptodate
• Utk mkdu memanfaatkan hasil terbaru
• Pemanfaatan teknologi pembelajaran terbaru
• Pemanfaatan teknologi terakhir dari kompetensi yg ada
• Pemanfaatan sumber belajar yg terbaru
• Pemanfaatan situasi lingkungan dunia, propinsi, kabupaten yg terbaru – di cari bersama, dan di buat resume…

5. Just control

• Kontrol terhadap standar lulusan
• Kontrol terhadap waktu belajar
• Kontrol terhadap materi pembelajaran
• Kontrol terhadap kompetensi setiap level

6. Just relevance

• Harus relevan dgn kebutuhan lokal
• Harus relevan terhadap seluruh rangkaian dari apa yg di ajarkan dan kaitan satu dgn yg lain
• Harus relevan dgn perkembangan ilmu terakhir
• Harus relevan terhadap peningkatan produksi sesuai dgn bidang yg di kembangkan
• Harus relevan terhadap peningkatan income yg sesuai dgn mendukung produk lokal

7. Just teamwork

• Mulai team work di buat sejak masuk kuliah/training
• Target di buat bersama dan harus jelas
• Motivasi harus tinggi utk bekerjasama
• Harus di pilih secara bergilir ketua tim nya…

8. Just affordable

• Sesuai dgn kemampuan ybs
• Sesuai dgn daya beli rata2 lingkungan
• Sesuai dgn kemampuan tertinggi yg mampu utk kelas khusus – bahasa inggris, bhs asing lainnya, kontak hour yg lebih banyak dalam bahasa asing, serta debat dalam bhs asing

9. just sharing

• Sharing semua informasi
• Sharing semua peralatan
• Sharing semua ruangan
• Sharing semua bahan bacaan
• Sharing semua fasilitas pendukung

hal di atas adalah pemikiran berdasarkan pengamatan,diskusi, percobaan yg sedang dan sudah di lakukan melalui pola pengembangan yg sdh berjalan. memang didapat hasil yg tepat, ada juga hasil yg kurang baik, kaena berbagai faktor, baik dari peserta didik, pendidik, maupun ligkungan sekolah maupun kerja..

pendidikan masal utk percepatan pengurangan kemiskinan serta peningkatan kemampuan sevara masal, serta pemanfaatan lingkuang pendidikan serta industri yg  banyak akan , akan membantu mereka yg tterpinggirkan dapat peluang yg sama di bandingkan mereka yg dgn mudah masuk dalam sistem pendidikan yg mapan.

hotel indonesia, tembok cina, borobudur dll tidak di bangun dalam 1 hari atau 1 malam atau 1 bulan..perlu proses yg baik dan terus menerus di sempurnakan..

dengan keterbatasan daya beli, serta kapasitas pendidikan yg terbatas..sebaiknya di cari jalan keluar yg elegan utk mendidik dan melatih sebanyak mungkin  merek2 yg tidak dapat peluang mengikuti pendidikan tinggi..secara  masaal..sehingga peluang mereka mendapakan atau membuka lapangan kerja bidsa di perbanyak…

mendapatkan 3 dari 10 peserta yg kompeten  itu baik, tetapi dapat 200 dari 1000 peserta  itu lebih baik apalagi dapat 250.000 teknisi/ahli madya / tahun dari 1.000.000 peserta itu  menjadi terbaik dan lbh sempurna dlm menyiapkan mereka siap bersaing dan bermigrasi kemanapun juga…..

perubahan status atau strata sosial, di tentukan oleh tingkat pendidikan yg vertikal…dlp..semakin siswa2 slta itu mendapatkan peluang di latih/di training/di didik menjadi teknisi yg handal = ahli madya yg pandai bhs asing dan kompeten di bidangnya.. makin tinggi peluang mendapatkan pekerjaan yg sesuai serta makin tinggi kemapuan berbelanjanya dalam masyarakat, dan makin mampu ybs dalam mengongkosi keluargannya serta pendidikan anak2nya….sehingga lingkaran kemisinan dapat di putus oleh pendidikan yg tepat dan sesuaidengan jaman serta kebutuhan masyarakatnya…..atau..?

saran dan kritik kita tunggu …………….

Iklan

2 Tanggapan

  1. Ide yg sangat brillian, Pak

    Kuncinya kira2 tidak butuh kebanyakan theorie yg bertele-tele, tapi langsung tonjok. Kerennya ya, so viel Theorie wie nötig, so viel Praxis wie möglich…
    Jadi ada methode pembelajaran kuno yg seingat saya namanya PETRA (Projekt Entwicklung für Transfer oRientierte Ausbildung).
    Di Elektronikschule Tettnang bahkan ada kelas yg namanya Berufsfachschule, atau kira2 SMK yg cuma setahun. Tapi memang masih kurang amunisi, sehingga lulusannya masih diharapkan untuk lanjut ke Berufsschule atau Berufskolleg (SMK tanpa magang industri). Mereka belum siap benar untuk jadi Ahli Muda…
    Sekali lagi, kontribusi industri sangat diperlukan…

    • @p zaenal, terimakasih masukannya, memang pendidikan di jerman, selalu melibatkan industri, karena mereka menyadari kwalitas itu nomor 1, juga inovasi…sehingga mereka selalu unggul dalam produk2 baru keperluan manusia…, ini yg mungkinperlu kita kembangkan terus utk mengasah anak2 kita makin trampil dan makin pandai…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: