karya tulis on line vs video on line

karya tulis adalah suatu hasil seseorang baik guru atau dosen dalam menuangkan ide, laporan atau karya serta evaluasi suatu proses. utk guru maupun dosen, karya tulis ilmiah…yg di publikasikan adalah suatu ukuran bhw guru/dosen tersebut telah melakukan sesuatu proses..dan menuangkankan dalam tulisan serta di publikasikan dan bila utk kenaikan pangkat..akan di nilai dan di beri angka kum nya.. ini situasi saat ini…apakah publikasi tsb dibaca orang 100 atau 1000 tidak ada yg tahu..
dengan perkembangan teknologi multi media serta streaming dan internet

serta wireless…pola penulisan bahan ajar akan berbeda…bisa berupa video dan bisa di pancarkan melalui internet …serta bisa di unduh bolak balik…dan bisa di rekam di hardish masing2 server atau komputer…
untuk karya video ini…apakah bisa di anggap setara karya tulis..?
perlu difikirkan penilaian utk karya semacam ini..yg suatu saat guru dan dosen akan senang membuat bahan ajarnya dengan viedeo , yg bisa di siarkan ke seluruh dunia melalui pola streaming dst nya… file ini bisa di simpan dan di unduh secara terus menerus…, dan bisa di hitung berapa banyak yg mengunduh ..dan bisa di cek siapa yg mengunduh bila dilengkapi dengan sistem yg baik…; perlu di lihat..mana yg paling banyak di unduh atau paling banyak di baca…asas manfaat…?

bagi siswa dan mahasiswa, akan terjadi pola pembelajaran yg berbeda…ybs dapat belajar di rumah, atau di mobil atau dimana saja..asal ada wireless, atau hotspot atau sambungan internet…sehingga efisiensi pembelajaran bisa terjadi…
akibatnya suatu pokok bahasan bisa di hemat sampai 40 %… utk penyampaiannya…
hal lain yg signifikan adalah, orang bisa belajar apa saja dimana saja…dan datang utk ujian bila perlu sertifika atau nilai utk gelar tertentu utk pengakuan tertentu agar bisa naik pangkat atau apapun…

hal lain yg signifikan…siswa hanya perlu datang kesekolah utk oleh raga , main musik, latihan baris berbaris, yg terkait dgn fisik…sedang kan ilmu yg di perlukan utk kelulusan bisa di pelajari di rumah….ini akan merubah pola pembaelajaran dan merubah sistem pendidikan yg ada saat ini…
suatu kapasistas sekolah bisa di naikkan 2 – 5 x dari kapasitas sekarang tanpa harus membangun gedung, asal siswanya punya sambungan internet di rumahnya…jadi kampusnya adalahrumah dan lapangan olah raga..kesekolah hanya utk diskusi tatap muka dan meningkatkan softskill nya…

hal lain …utk jurusan tertentu yg ahlinya langka bisa di siapkan suatu paket pembelajaran sebanyak 14 x – 18 x, dan bisa di kirim kemanapun , ke siswa/mahasiswa/orangtua yg membutuhkan..paling mudah..pelajaran bahasa inggris…bila di buat paket 5 menitan, dan dgn mengunduh 20 paket dan belajar di hp nya atau komputernya…apalagi sekarang hp sdh murah dgn kemampuan yg tinggi, akan ada lebih dari 1 juta orang yg bisa belajar dgn gratis atau dgn biaya murah terhadap suatu bahasa…bisa bhs china, jawa, perancis, jerman, sunda, padang dll..dengan mudah dan cepat dan murah…dan menyenangkan…
siapkah sistem saat ini menerima suatu perubahan ini….kita diskusi dgn siswa2 smk..bgt melihat prototype ttg pembelajaran dgn multimedia yg di streamingkan oleh seamolec saat ini…komentarnya…wah enak ini belajarnya pak, dan bisa di rumah sambil makan kacang..:)..dan santai tapi mengerti…;
klo 1 juta siswwa yg bisa mengakses materi ini…kan ada 1 juta siswa yg terstandar ilmu yg di perolehnya…karena dari guru yg terbaik dan punya pengalaman industri…sehingga disparitas pengetahuan dari satu daerah kedaerah yg lain akan terkurangi…
dlp kwalitas pendidikan di jakarta dan bandung akan sama dgn yg ada di timika, merauke atau sabang….
suatu kebangkitan suatu bangsa menjadi bangsa yg pandai, kompeten, dan siap bersaing dengan anak2 bangsa dari belahan luar indonesia atau asean…

bisa kah anda bayangkan anak2 kita belajar sendiri dirumah, sambil bermain, tahu2 dia mengerti 4 bahasa..dan bisa berbicara dgn fasih…..suatu impian yg tidak lama lagi bisa kita wujudkan…

kalau hal ini terjadi kita akan menjadi bangsa yg unggul dalam penguasaan bahasa, it dan ilmu2 yg terbaru..tinggal bgmn bisa kita sinergikan menjadi produk2 yg bisa di jual ke negara lain…
kalau kita bisa mengajari 1 juta siswa kita utk memproduksi game misalnya…kan ada 1 juta game yg bisa di jual ke negara lain…:)…lapangan kerja baru …utk anak2 indonesia…suatu produk yg luar biasa….

gmn kawan2 ..? ayo kita kerja bareng utk kemajuan anak2 kita….

kita sdh diskusi detail dgn tim pr yg mendidik 18 guru utk menjadi produsen dan multistudio seamolec…maret 15 kita akan mulai siaran dari multi studio sambil mendengarkan permintaan lapangan thd ilmu2 yg diperlukan…
hasil streaming bisa di lihat di

www.seamolec.org .

..cek alamat streaming..anda bisa melihat di rumah dgn menggunakan vlc…

jakarta 4 maret 2010

Iklan

2 Tanggapan

  1. Karya Tulis Online…?? ide yang sangat bagus pak Gatot. Dengan karya tulis online dan di muat di majalan elektronik/website juga ada bimbingan dari para ahli secara online juga, saya kira akan banyak karya anak-anak bangsa yang bisa diwadahi secara online.
    Perlu tindak lanjut yang lebih konkrit pak, agar kita yang di daerah tidak mengalami hambatan. Penilisan KTI secara online sebenarnya sudah dimulai dari KGI/IGI, dimana para guru sebagai penulis akan dibimbing secara online oleh para ahli. Semoga segera terwujud pak.

  2. Pak Darman benar,

    Sangat brillian.
    Syukur2 tulisan tsb aplikatif. Sebab banyak tulisan (termasuk buku) yg textbook kayak novel, roman, komik, tapi sayangnya ga bisa diterapin…
    Mungkin demikianlah sebabnya, sehingga alm Soichiro Honda memilih drop out dari kuliahnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: