sekolah perbatasan

salinan dari koran :Sekolah Perbatasan Peroleh Bantuan Teknologi
Sabtu, 10 April 2010
JAKARTA–MI: Sebanyak 55 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) diterjunkan
ke daerah terdepan dan tertinggal di perbatasan untuk menyiapkan sistem
teknologi informasi (TI) dengan sistem multicast di sekolah-sekolah.

Upaya tersebut bertujuan supaya para guru, murid, dan masyarakat di daerah itu
mendapatkan ilmu-ilmu terbaru dan terkini yang berkembang.

“Kita coba akselerasi dengan fasilitas-fasilitas TI, sehingga sekolah yang
lokasinya di daerah-daerah tertinggal, dapat memperoleh ilmu-ilmu yang terbaru,”
kata Direktur SEAMOLEC Gatot Hari Priowirjanto kepada pers di Jakarta, Jumat
(9/4).

Program tersebut merupakan kerja sama antara SEAMOLEC dan ITB atas permintaan
Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen
PMPTK) Kemdiknas. Selain melengkapi dengan peralatan TI, program ini juga untuk
membantu percepatan kualifikasi serta pelatihan guru.

Gatot mengatakan, SEAMOLEC adalah lembaga regional di bawah Southeast Asian
Ministers of Education Organization (SEAMEO) yang berfokus pada pendidikan
terbuka dan jarak jauh.

Ia menyebutkan, lokasi-lokasi yang sudah terpasang dengan peralatan multicast di
antaranya adalah SMKN 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan
Riau, SMKN 1 Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, dan SMAN
Tabukan Utara, Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.

Lebih lanjut dikatakannya untuk tahap kedua telah disiapkan sebanyak 66
mahasiswa yang disiapkan untuk menggantikan dan membantu daerah lain yang
memerlukan percepatan kualifikasi guru dan peningkatan mutu sekolah.

“Harapannya pada Juli ini prioritas untuk guru-guru PGSD (Pendidikan Guru
Sekolah Dasar),” katanya.

Kepala Bagian Perencanaan Ditjen PMPTK Kemdiknas Siswoyo menyampaikan, untuk
mengejar target 2014 guru berkualifikasi S1 maka diperlukan terobosan salah
satunya dengan menggandeng SEAMOLEC.

Untuk daerah tertinggal, kata dia, satu kelompok kerja guru telah diberi lima
unit laptop. “Dengan multicast ini, harapannya perguruan tinggi yang akan
mengirim materi dapat diterima oleh teman-teman di daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Direktur SEAMOLEC Gatot Hari Priowirjanto menyatakan,
lembaga tersebut juga mengirimkan sebanyak 21 kepala sekolah untuk mengikuti
Program Kemitraan Sekolah ke Jerman dan New Zealand. Program ini bertujuan untuk
menciptakan kerja sama antara sekolah-sekolah di Indonesia dengan
sekolah-sekolah negara mitra.

“Di Eropa sudah terjadi pertukaran siswa antar sekolah dengan cepat. Kita dorong
sekolah, guru, dan kepala sekolah untuk bisa langsung proaktif,” katanya.

Dikatakannya, sebanyak 10 kepala sekolah SMA dari Jawa Timur dan empat kepala
sekolah SMP dari Jawa Tengah akan mengikuti workshop di Wellington, Selandia
Baru. Kegiatan yang sama juga akan dilakukan pada 18-28 April 2010 di Berlin,
Jerman dengan perwakilan enam kepala sekolah SMA dan satu kepala sekolah SMK
dari Surabaya, Jawa Timur.

Gatot mengatakan, SEAMOLEC adalah lembaga regional di bawah Southeast Asian
Ministers of Education Organization (SEAMEO) yang berfokus pada pendidikan
terbuka dan jarak jauh.

Inisiatif program kemitraan sekolah Indonesia dengan negara lain telah diawali
dengan negara-negara di daerah Asia Tenggara seperti Filiphina, Thailand, dan
Vietnam.

“SEAMEO- SEAMOLEC harus melayani 11 negara di Asia Tenggara dan tujuh negara di
luar Asia Tenggara yang merupakan associate member dari SEAMEO,” katanya.

Gatot menyebutkan, selain ke Jerman dan New Zealand, pada tahun ini program
kemitraan juga akan dilakukan dengan Kanada, Belanda, Perancis, dan Spanyol.

Menurut dia, pengalaman dua institusi akan menyebabkan sekolah akan berkembang
dan siswa juga punya keberanian. “Kita hanya membuka pintu awalnya. Setelah itu
mereka kita dorong dengan swadaya dan swadana. Kemitraan di ASEAN juga intensif
kita lakukan,” katanya. (Ant/OL-7)

Iklan

2 Tanggapan

  1. Kapan SMK Negeri 7 Jayapura, yang diperbatasan Ri- PNG dapat giliran, pakk

  2. suatu saat akan di kembangkan ..bertahap saja ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: