seminar on line IGI dgn sistem SEAMOLEC

dear all,
bgmn kemungkinannya kalo kita buat seminar on line dan real time dimmana waktu seminar , pembicara mungkin bisa kita broadcast kan ke seluruh asia tenggara..dgn sistem terbaru kita memanfaatkan streaming….sehingg guru2 yg tersambung dgn internet bisa real time mendengarkan seminar tersebut…atau bisa di unduh pada malam hari karena file nya sdh kita simpan di server kita…sehingga IGI ataau siapapun dimanapun juga bisa mengikuti seminar ini seara on line, asal ada yg mengkoordinirkan di setiap sekretariat atau tempat dimana guru2 tersebut berkumpul…

Baca lebih lanjut

Iklan

sekolah 2.0 atau sekolah digital..?

setelah mendengarkan presentasi prof man go park dari korea dan diskusi dgn tim jarc, terfikir mungkinkan sekolah 2.0 bisa kita kembangkan di indonesia..? tantangannya memang cukup menarik…
dengan di temukan program seams-sms nya seamolec, pembelajaran akan menjadi lebih mudah, dari satu kota ke kota lainnya…guru yg terbaik bisa mengajarkan dgn tenang, dan di dengarkan oleh siswa sekolah lain atau kota lain sebagai referensi.

Baca lebih lanjut

beasiswa utk 8 – 10 program studi alih jenjang di ITB

hari rabu sore telah disepakati penyiapan 8 program studi dgn tambahan bbrp program studi lainnya…utk alih jenjang dari d3 ke d4 utk teknisi, guru, dosen, utusan daerah, utusan industri, utusan kelompok masyarakat dan utusan sponsor..utk dapat kliah pada kelas joint program antara SEAMOLEC dgn ITB.
jurusan yg sudah disepakati adalah animasi, periklanan, game desain, digital media, tkj, akuaqultur, kultur jaringan, wirausaha pedesaan, geo informatic- dalam proses, sdmineral – dalam proses, pemetaan -dlm proses, plumbing- dlm proses.

Baca lebih lanjut

sekolah unagi – school of unagi

setelah membaca beberapa artikel ttg unagi dgn segala plus dan minus nya, terfikir kalo bisa bikin sekolah unagi secara maya, dimana orang 2 bisa belajar pada bbrp tempat yg menjadi sumber belajar…baik itu industri mmaupun lembaga pendidikan…

Baca lebih lanjut

lele versus unagi

kita sedang menyiapkan materi pembnelajaran ikan lele, dgn imam staf seamolec, karena kita mikir, bahwa protein tinggi bisa di kembangkan oleh masyarakat dimanapun juga dgn menyiapkan proteinnya sendiri….
memang berbeda dgn mencari pekerjaan..dan dapat penghsilan dari bekerja..bisa di belikan apa saja…tapi klo seseorang atau keluarga penghasilannya tertentu..bisa melewati kebutuhan setiap bulannya dgn penghasilan tersebbut…tetapi bila..keluarga atau kelompok tersebbut mau berusaha dan berfikir sebentar..utk mengisi waktu kosong serta tenaga yg bisa di sinergikan memproduksi sesuatu…misalnya ikan lele…kan secara tidak sadar…kebutuhan akan protein utk keluarga sdh bisa di penuhi secara mandiri…
bayangkaan kalo klompok tani atau siapaun bila ikut mengembangkan /membesarkan dari bibt lele menjadi lele siap saji di keluarganya…ada 2 hal yg bisa di hitung….secara tidak langsung dapat penghasilan tambahan dari produksi lele tersebbut, dan selain itu protein keluarga juga makin baik…
salah satu kelebihan negara maju dan berkembang adalah dari gnp nya, dimana yg gnp tinggi dapat beli apa saja utk memenuhi taraf hidup mereka sesuai dengan kebutuhan gisi utk memelihara kesehatan mereka…, sehingga mereka bisa tahan kerja lama, berfikir fokus dan kemajuan lingkungannya terlihat signifikan..sehingga bisa di manfaatkan oleh orang banyak…

andaikan kita dari segi protein dapat juga menyiapkan utk masyarakat kita dgn harga terjangkau atau bisa di bagikan bibitnya utk suatu saat di konsumsi sendiri dan lelel ini sama kaya kelinci bisa di biakkan dengan mudah…dan menjadi sumber protein masyarakat yg murah…dan terjangkau..

klo pendidikan kita salah satu matadiklat atau ajarnuya..kita sinergikan dgn produksi kan bagus..? belajar dapat ilmu dan hasilnya bisa di manfaatkan oleh keluarganya…bukan smk perikanan saja atau peternekan lho…

klodi bantul, sdh jalan, setiap anak sd di beri 1 ekor doc, utk di pelihara dan nantinay di makan oleh keluarganya…klo satu keluarga ini bisa motong ayam 1 ekor setiap minggu…kan lumayan..di tambah lele..atau apapun yg punya nilai gisi tinggi..?

klo komoditas lele, yg paling banyak di jatim dan sebagian jabar…., sdh ada kelompok2 nya yg mengembangkan lele tersebbut dan harganya antara 12 rb sd 15 rb/kg di pasar…dlm konsisi mentah.., isinya 8 – 10 ekor /kg…dan di besarkan dalam 4 – 6 bulan?…detailnya sedang kita siapakan moodle nya agar bisa di baca oleh siapapun..nantinya…

hal yg menarik, analog dgn lele..cuman bibitnya dari laut, yaitu sidat atau unagi…makanan yg di gemarin oleh orang taiwan, jepang, china…keperluann ekspornya tinggi, dan harganya juga tinggi antara 120 – 180 rb/kg….
cobaanda bayangkan kalau suatu kawasan atau kabupaten 100.000 penduduknya…berkarya memproduksi ikan lele atau unagi..kan dahsyat…
berapa uang yg akan beredar di masyarakat akibat produksi tersebut..bila ada 100.000 kg atau 100 ton dir kawasan tersebut…/6 bulan…
klo lele harganya 10.000/kg > 100 ton kan ada 1 milliar dana beredar di masyarakat..bila produktifitasnya 1 kg/keluarga…klo 25 kg/kel kan 25 m…klo 100 kg./kel = 100 m…bila itu di ganti unagi…yg harganya 100.000/kg kan 10 x lipat peredaran uang di kabupaten tersebbut…dan ini bisa di pakai sebagai peningkatan pendapatan masyarakat serta peningkatan daya beli dan pajak daerah …kan bagus…gimana dgn daerah anda anda..mau ndak mengembangkan komoditas yg diperlukan oleh minimal kita sendiri agar menjadi masyarakat mandiri dan madani…baca uga kompas tgl 15 mei 2010 ttg ikan sidat/unagi…potensi unagi masih besar…di indonesia ini…kita sedang memikirkan seamless education khusus berbasis produksi dari jejang slta-sma/smk ke jenjang berikutnya sd d1/d3/d4 sehingga menghasilkan produsesn2 ungai dan peneliti unagi dalam meningkatkan efisiensi produksi unagi dalam mendorong kemakmuran suatu kawasan dan bangsa….

saran….

seleksi alih jenjang d3 ke d4 dan 50 beasiswa di propinsi bali

telah disepakati dgn brp fihak di propinsi bali, al..utk mereka yg sedang dan sudah lulus d3 tkj maupun yg terkait dgn pengembangan ilmu di patner SEAMOLEC utk dilakukan test tertulis dan wawancara utk mereka yg mau ikut alih jenjang ke ITB dan UT…rencananya..
senin selasa tgl 24 – 25 mei di kab. buleleng, di smkn3 singaraja, kontak p nengah

rabu – kamis 26 – 27 mei, di kab jembrana, kontak p alit, kepsek smkn 1 negara

sabtu minggu tgl 29 – 30 mei di politek bali, kontak p komang, kajur elektro.

utk propinsi lain yg dekat dengan bali silahkan gabung saja dgn ke 3 tempat tersebut…
utk p bali tersedia beasiswa pendidikan pendidikan tergantung dari ip, hasil wawancara, dan rekomendasi sekolah pengirim..
selamat berjuang dan ikut test…jurusan yg di sediakan di ITB al,. Animasi, game tech, TKJ, kulturjaringan, aquaculture dan utk UT S1jurusan matematika komputer…. bagi mereka yg lulus akan di umumkan pada tgl 12 juni, pada saat wisuda angkatan ke 2 di politek bali….

selamat bekerja dan tolong infokn ke temen yg berminat utk berkarya lebih lanjut…

voc.student camp thailand dan indonesia

hari rabu tgl 5 yl, telah kita sepakati dengan kementrian pendidikan div vokasi utk dilakukan voc indo – thai student camp di bangkok dan sonkla, pada tgl 20 – 30 juli 2010.
pesertanya adala 18 smk indoneisa dan 18 smk thailand selatan,

setiap sekolah di harapkan mengirimkan maksimal 1 guru dan 5 siswanya…utk berkumpul di bangkok selama3 hari dan di teruskan ke thai selatan 7 hari…
pihak thailang akan membiayai semua kegiatan selama di thailand, dan sekolah dari indonesia membiayai tiket pp utk guru dan siswanya..
pendaftaran dan koordinasi dilakukan oleh diknas propinsi DIY utk mereka yg berasl dari DIY, dan dari propinsi jateng dan jatim serta bli utk mereka yg berasal dari bali…dan semuanya akan di fasilitasi oleh SEAMOLEC utk persiapannya…
dalam menyiapkan siswa indonesia mengenal bahsa thai, seamolec menyiapakan kamus indo – thai dan inggris yg bissa di masukkan dalam hp siswa 2 indonesia pada bulan juni yad…diharapkan siswa tersebut dapat bertukar file pada saat disana…dgn teman smk di thailand…sehingga komunikasi lebbih lancar…

diharapkan dalam kunjungan 10 hari ini, ada bbrp siswa dari indonesia yg dapat belajar selama 4 – 6 bulan di sekolah pasangannya, dan saling mengenal serta mempelajari ilmu2 yg sedang di kembangkan di smk thailand…begitu pula sebaliknya….
semoa langkah awal dari seaschoolpatnership ini dapat berkembang juga dgn negara lain…berkembang terus di daerah tersebut…konsorsium ini kita harakan sebagai embrio pertukaran yg berjalan dgn rutin dimasa mendaang…
siapa lagi yg menjadi pionir berikutnya…silahkan koordinasi dgn SEAMOLEC…
selamat bekerja