d3/ahlipratama jurusan apa yg perlu di daerah anda..?

dear all, tolong beri masukan jurusan apa yg diperlukan utk membangun daerah anda..agar lebih baik dan bisa mengembangkan ekonomi kalian…potensi s=daerah anda yg lama tertidur pelrlu di giatkan dan di bangunkan lagi utk menjadi potensi ekonomi yg baik dan mensejahterakan masyarakatnya…
tolong beri masukan ya…
terimaksih

tolong tulis pengalaman kuliah alumni d3 tkj yg lulus dan sdh kerja

dear alumni, kami membutuhkan masukan dari kalian ttg apa yg sdh kalian lakukan dan dapat selama kuliah di program d3tkj selama ini dgn sub kampus atau tempat magang dimana saja, serta anda dapat ilmu dimana saja..
info ini kami himpun utk pemberdayaan pt di daerah jika kita sinergikan dgn ict, tempat magang serta standard internasiona dari industri yg kita pakai, sbagai tambahan pengalaman anda…
memang setiap orang punya masalah dan nasib yg berbeda…buat kita ..berubahkah status anda setelah lulus, dan berubahkah ilmu anda dan bermanfaat utk kantor yg baru..?
masih banyak yg harus di kuliahkan dengan biaya yg terjangkau..salah satu solusi nya ya seperti yang anda lewati ..sd dgn lulus…

tolong tulis di bawah ini semua info pengalaman dan saran utk kebaikan sistem yg kita kembangkan bersama saat ini serta..utk pengembangan sdm di daerah kita agar mereka bisa pandai…
suatu impian alangkah indahnya bila setiap kabupaten mempunyai 50 % warga nya dapat d3 atau bachelor…

kuliah utk masyarakat berumur 50 tahun ke atas

dalam kehidupan , selalu di mulai dgn lahir, merangkak, sekolah tk, sd, smp, yg bisa terus ke sma..dan yg bisa terus ke pt dan bekerja..terus pensiun pada saat umur 45, 55, 60 dan 65 kemudian pulang ke ilahi..
perancis sedang menerapkan pensiun umur 60 dan akan di perpanjang umur 62, jerman begitu juga, bgt juga dgn bbrp negara lainnya…ceenderung memperpanjang masa kerja…karena berbagai alasan…, agar pemerintahannya lebih efisien..walaupun banyak penganggur yg perlu di pekerjakan…
rupanya memperkerjakan mereka yg di usia ambang pensiun lebih efisien dari pada mengangkat baru dan membayar pensiun sekaligus….dgn hasil kerja yg serupa…
sebuah negara bila manajemennya di tata dgn baik, hal ini merupakan cost utk suatu proses…dan negara tsb yg di kelola spt perusahaan , akan selalu mencoba mengefisiensikan suatu proses…agar sistemnya tetep terjaga..

di sisi lain bagi mereka yg akan pensiun atau sudah pensiun, ada yg beranggapan dunianya tamat…dan tidak sipa dengan perubahan yg bakal terjadi…dari sesuatu yg serba cukup dan enak..terus terkurangi fasilitasnya …dan networknya…

di sisi lain..ada nya setumpuk pengalaman yg baik yg bisa ditularkan ke generasi muda…dalam menghadapi kehidupan yg cepat berubah ini…bila pengalaman tsb bisa di tularkan…
alangkah baiknya sistem pendidikan kita ini..dgn percepatan ilmu2 terbaru dilengkapi dgn pembelajaran sosial skill dari mereka yg berpengalaman..pada zamannya…

bgt juga putri/wanita/perempuan yg sdh berkeluarga..cenderung stagnan dalam pengmangan ilmu nya..p[adahal mereka merupakan aset yg luar biasa utk mendorong kemajuan pendidikan di indonesia…andaikata mereka di refresh ilmu pengetahuannya dgn yg terkiini, …mereka akan bisa mendorong anak2 nya utk sekolah lebih maju dan belajar lebih giat lagi…,

2 segmen di atas adalah aset yg tertidur dan belum di manfaatkan secara optimal, karena salurannya blm ada…

mungkin satu solusi bagi mereka yg sdh berpengalaman dan mereka yg sdh dalam sistem masyarakat, tetapi belum teroptimalkan…
bila mereka bisa di aktifkan sebagai mahasiswa ..dan bila mereka bisa mentrasfer ilmunya…ke genrasi muda…maka akan ada perceptatan transfer skill dan knowledge.. bila di fasilitasi baik dgn dgn cara reguler maupun jarak jauh…

bila ada peluang utk kuliah utk mereka yg berumur 50 thn ke atas ..akan ada perubahan pola hidup dan semangat hidup baru…bagi mereka yg sdh pensiun…atau mau pensiun..secara sistematis…

mungkin mereka yg di atas 50 thn kita beri kesempatan utk menjadi mahasiswa dan menjadi guru/insrutur sekaligus…..ayo kita pikirkan bersama…

hidup ke 2 mulai di umur 50…….motonya..

semoga bermanfaat, dan kita akan mencoba di beberapa titik….kabupaten dgn bbrp pt dggn pendidikan ahli pratama, setingkat d1..agar mereka juga punya kesempatan ke 2 bagi mereka…

di jerman ini di beri nama senior service program…

pusat sumber blajar di setiap titik multicast

dalam percepatan sarjana guru sd, mungkin salah satu saran , adalah adanya sub kampus disetiap kecamatan (7000) atau setiap desa (160.000) sebagai titk tempat belajar bagi guru sd, smp yg belum sarjana, ataupun masyarakat yg ingin meningkatkan kemampuannya baik berupa kursus maupun ahlipratama maupun meningkatkan karyawan yg sesuai dgn keperluan industri yg ada…sehingga terjadi efisiensi prosesing…utk memperbanyak produksi suatu daerah..

tahun 2010, kita akan mencoba di 100 titik di seluruh indonesia …yg akan bertahap berkembang menjadi 500 sub kampus online dari ut – seamolec – itb – uni /politek lainnya…klo semua kecamatan dan nanti nya semua desa ada pusat pembelajaran/sub kampus dari multi university, akan makin cepat pemandaian orang indonesia di segala bidang, dan juga memandaikan sebayak orang dgn semurah mungkin dan seterjangkau mungkin…

klo di setiap kabupaten ada sekolah terbaik yg berfungsi menjadi kampus uni terbaik di negeri ini…kan bagus…sehingga banyak masyarakat yg bisa menikmati pendidikan yg baik di kabupaten mereka…dan ini akan mempercepat kemampuan suatu bangsa dalam persaingan antar regional…baik dari segi bahasa ataupun dari segi ilmu terbaru..bisa masuk kesetiap titik terjauh dari pusat….

multi kampus, multi talent, multi program…perlu di galakkan dan di kembangkan bersama, musuh kita bersama adalah kebodohan..dan ketertinggalan di segala bidang…kita akaya tapi miskin…dan kita membiarkan bangsa lain mencacah kekayaan kita…dan kita tinggal tulang nya saja…krn dagingnya di ambil oleh bangsa lain…ini karena kekuranga pandaian kita mengorganisir serta kekurangan kita mengantisipasi.. perubahan2 sistem yg ada di dunia, baik ekonomi, keuangan, kebutuhan pangan, serta prediksi2 hal2 yg bisa kita antisipasi utk keperluan anak bangsa ini…

ngoprek sistem s3 utk ke jerman

kita sedang menyiapkan info dan sistem yg akan mendorong sinergi antara konsorsium universitas di indonesia dan univ di jerman dalam mencetak calon doktor dari indonesia, dalam 3 bulan usulan dari berbagai fihak akan kita kompilasi dan kita akan usulkan dalam program yg relevan.
prioritas memang utk dosen2 ptn/pts, atau siapapun yg bisa menjadi dosen atau akan menjadi dosen dan lulus seleksi yg kita pikir seperti yg sdh berjalan selama ini, gabungan antar profesor ondonesia dan prof dari jerman.
dari oengamatan dan pengalaman ku sebagai penguji calon kandidat doktor, kelemahan mereka adalah dari program riset yg tidak jelas dan fokus…serta ketidak mampuan berkomunikasi dalam mengemukakan apa maunya s3 ke jerman..

bagi mereka yg ikut program ini silahkan juga memanfaatkan program nya daad, ..atau conrad adenauer atau sumber lainnya..
klo program ini, kita desain dari berbagai sumber pembiayaan..dan harapan kita bisa di pakai bernegosiasi dgn pemerintah jemran sebelum akhir desember tahun ini…semoga…
bagi yg mau memberikan saran..silahkan tuois di bawah ini..terimakasih

eksport otot dan otak

dalam dialog antara freidman dan salah seorang india dia dubai, dalam rangka menunggu pesawat transit, …sekelompok wanita indonesia menaiki pesawat mnju jakarta..tanya friedman- penulis ttg dunia yg datar…siapa mereka …jawab orang india yg duduk di sebelahnya….itu pembantu rumah tangga dari indonesia yg pulang ke indonesia mengambil cuti atau pulang setelah bekerja sebagai pembantu ….indonesia menjual otot…sedangkan kita orang india menjual otak…kata salah satu konsultan india tersebut…
negeri ini yg membiayai pendidikan hanya 6 % dari GDP dan subsidi 30 % dari GDP…

cuplikan dialog ini mengelitik kami…kenapa ya negeri ini…menjadi terkenal penghasil pembantu…pada hal negara yg kaya dengan sumber daya alam…ada kah yg harus disempurnakan bersama agar kita bisa menghasilkan anak2 negeri yg pandai…salah satu nya adalah menciptakan mesin pendidikan di setiap kabupaten/kota yg saling terintegrasi dan saling berhubungan, sehingga bgt ada sesuatu yg baru, langsung bisa di nikmati seluruh jaringan tanpa harus kerja lama lagi…sehingga selalu terupdate…ilmu2 terbaru maupun teknologi terbaru…pendidikan masal yg berkwalitas itu salah satu solusi nya…
penguasaan bahsa..asing..2 bahsa itu menjadi suatu keharusan…selain it menjadi hal yg dasar juga..sehingga pembelajaran bisa merata…

andaikanta UGM, ITB, ITS, UNHAS, UNDIP, UNPAD, UI dan uni yg bereputasi dunia itu mempunyai 100 cabang di seluruh indonesia…bersinergi dgn uni lokal maupun sekolah yg terbaik..pencetakan sdm berkwalitas akan cepat terjadi….
kuncinya adalah menjadikan musuh bersama kita yaitu kebodohan dan juga ke terkotakan……
mungkin pemikiran yg agak ekstreem…bagaimana kita mencetak enginer maupun dokter dgn toal 5 juta ataupun 10 juta atau 25 juta dalam selang waktu tertentu…misalnya dalam 5 tahun atau 10 tahun…atau 15 tahun..?

dan mereka yg baik dalam berkomunikasi bisa kita eksport sebagai tenaga ahli utk pembangunan negara lain atau expert pendidikan…ke asean..atau pun negara lain…
ini tantangan kita bersama…merubah bangsa pengesport pembantu..menjadi pengeksport juru masak yg tahu akan hak dan kewajiban…ataupun tenaga ahli pembangunan lainnya…..
ayo kita garap bersama utk kemajuan anak2 kita…terutama bagaimana memanfaatkan sumberdaya alam kita utk kemajuan anak negeri ini….klo kita lihat utang kita yg menggunung…salah satu nya karena kurang banyyak nya anak negeri yg pandai dalam bebagai bidang dalam pengontrolannya….dan lain2 nya…

sebagai kutipan dari salah satu koran on line..

“Berdasar kan data Kementerian Keuangan, pada 2005 jumlah total utang Indonesia sebesar Rp 1.313 triliun dan posisi sementara Mei 2010 mencapai Rp 1.588 triliun. Dalam lima tahun terakhir, pemerintah terlihat mengerem utangnya ke pihak asing, ada penurunan Rp 47 triliun. Namun, pengereman ini dibalas dengan lonjakan utang domestik karena bertambah Rp 322 triliun.

Ini belum memperhitungkan pembayaran cicilan pokok utang dan bunga utang asing serta jatuh tempo dan pembelian kembali surat utang di APBN. Di APBN-P 2010 saja, pembayaran cicilan pokok utang asing mencapai Rp 54,1 triliun dan bunga utangnya mencapai Rp 105,6 triliun. Jumlah ini setara dengan seperlima pos pendapatan dan hibah 2010 yang sebesar Rp 992 triliun.”

klo kita hitung bener…apa yg bisa kita lakukan dgn masalah yg demikian besar..dimana negara yg kaya akan minyak, emas, sawit dll…mempunyai hutang sebesar di atas…

akan tetep pesimis kah kita ..atau harus makin cerdik bagaimana mensiasati hal ini..dengan membuat sebanyak mungkin orang pandai utk mengurus negeri ini dengan lebih baik..dan lebih smart dalam percaturan dunia…semoga…

siapakah yg harus membangun negeri ini…ya anak negeri ini sendiri..sinerrgi dgn siapapun…utk menceak sebanyak mungkin anak2 negeri yg smart dalam bergaul dalam dunia internasional maupun smart menyelesaikan masalah2 dalam negeri dan mensejahterakan bangsa ini….Amien..