ke unggulan suatu negara di bangun

suatu negara berkembang di dukung oleh pemerintahan yg baik, bersih, transparan dan pengusaha negara maupun swastan menjadi motor penggerak ekonomi negara tersebut.

suatu kpengamatan singkat terhadap Jerman, industri besar , seperti mercedes, bmw, vw, henkel, bosch, basf dll yg merupakan kongklo merat besar dan pembuka lapangan kerja dan pembayar pajak yg besar, di mulai dari perusahaan keluarga yg berkembang dengan cepat dan mengeksport produk nya ke ln.
perusahaan keluarga ini dgn berjalannya waktu menjadi perusahaan publik, tetapi kontrol masih di pegang oleh keluarga pendiri tersebut. perkembbangan perusahaan tersebut, selalu di dukung oleh fahchschulle dan uni v yg meneliti terhadap kebutuhan manusia serta peningkatan efisiensi dari suatu produk.

perusahaan konglomerat ini , juga memacu inovasi pembuatan alat utk peningkatan efisensi dalam proses produksi. banak industri kecil terbentuk karena adanya industri besar sebagai motor.

untuk asia tenggara, singapura, thailand maupund malaysia kayaknya mempercepat pertumbuhan industri dalam negeri nya udengan menggandeng produksi dari bbrp negara utk di tempat kan di negara tersebut, utk membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan penduduk nya sehingga daya beli masyarakat secara pelahan naik dengan baik.

penegakan hukum, transparan perijinan, tidak adanya uang pelicin utk proses membentuk perusahaan di negara tersebut, memudahkan sipapun utk berinvestasi di negara tersebut..

menarik bila kita lihat dan bandingkan dengan negara kita, masih banyak yg harus di sempurnakan, di tegakkan hukum serta peraturan yg di ketahui oleh semuannya, serta implementasi yg baik dan diseminasi informasi yg terus mmenerus di siarkan seara seimbang.

selain itu melalui pensisikan yg baik dan memberikan kebebasan melakukan inovasi serta dengan hasil akhir yg jelas utk belkkerja atau membuka lapangan kerja atau puun meningkatkan produktifitas dll..

hal lain, dgn adanya bumn atau industri lainnya yg menghasilkan eksport trilunan rupiah , harus di dorong utk mengembangkan peralatan produk anak bangsa..

misalnya, apakah mungkin telkom atau telkomsel atau indosat atau siapapun yg beroperasi dan bekerja di bidang telekomunikasi, bisa membuat pabrik peralatan yg mendukung beroperasinya perusahaan tersebut.
multiplier effek utk suatu produksi yg memanfaatkan sumber daya alam indonesia harus tetep di kembangkan…kalau kita lihat…100 orang paling kaya di indonesia, bila mereka juga mmengembangkan produk2 yg bisa membuka lapangan kerja, akan bagus untuk peningkatan la[angan kerja..memang mudah berbicara hal ini..selama tim yg menangani hal ini tidak mempunyai integrasi yg tinggi dan di bayar bagus, kondisi ideal akan sulit di capai….tetapi apapun saat ini lebih baik dari sekian tahun yg lalu.. atau dekade yg lalu..

tantangan kita bersama, adalah bagaimana kita bisa memproduksi keperluan kita sendiri , oleh pabrik kita sendiri dan oleh orang2 kita sendiri, tidak di suply oleh negara lain…yg nota bene juga utk ekonomi mereka..

suatu contoh..bila semua lemari es dan tv di buat di indonesia oleh perusahaan indonesia, dan komponennya di buat semuanya di indoneisa, kan banyak lapangan kerja yg bisa di bangun..

tetapi hal ini tidak mudah, karen industri besar dan MNC akan melakukan apapun utk menjaga pasar mereka di Indonesia agar pabriknya tetep jalan, agar masyarakatnya juga tetep bekerja dan menghasilkan produk tertentu.

suatu kasus yg menari antara jjerman dan china, dimana banyak industri kecil dan menengah pindah kechina agar bisa survive.
akibatnya pengangguran mulai mmeningkat juga di Jerman, sehingga mereka harus mencari peluang lain utk memperkerjakan warganya yg pabriknya di tutup karena pabriknya pindah ke chinaatau ke mana pun dimana hasil akhir deltanya cukup atraktif..

bagaimana negara yg kita cintai Indonesia, bagaimana kita bersama menciptakan industrialis yg bisa membuka lapangan kerja dan membuat produk yg di perlukan oleh masyarakat…
kalau anda merupakan bagian dari suatu sistem pendidikan, ayo kita pikirkan alat atau produk apa yg bisa kita buat dan bisa kita kembbangkan utk keperluan disekeliling kita…susah memang tapi harus tetep kita mulai..bila kita tidak mau menjadi tempat jualan produk neara lain….

suatu impian..mungkinkah saham2 yg di kuasai oleh perusahaan asing bisa secara bertahap di beli oleh rakyat kita, sehingga perusahaan tersebbut, memang punya rakyat indonesia…klo kita mau bersatu dan masing2 yg mampu membeli 1 saham perusahaan tersebbut yg beroperasi di indonesia….kan bagus…

kita itu punya sda yg banyak dan berlimpah, tetapi yg mengeksploitasi adalah banyak perusahaan asing…oke lah dulu 30 tahun kita kurang teknologi…sekarang sebenarnya dgn makin banyak nya anak2 indosia yg pandai…kenapa tidak bisa kita kuasai atau olah kekakyaan alam kita utk kemasyalahatan rakyat indonesia…dan di urus oleh mereka yg pro masyarakat indonesia…ini tntangan kita bersama…ayo kita bangkitkan semangat utk menjadi lebih baik lagi utk generasi kita dgn kerja keras, jujur, dan berbuat sebaik mungkin utk lingkungan kita…tidak ada makan siang yg gratis…tidak ada negara maju tanpa kerja keras..

negara ini bisa kita bangun dan buat maju oleh anak negeri ini sendiri, bukan oleh orang lain…atau negara lain…masing2 kelompok atau neggara selalu berfikir utk kepentingan negara masing2…sudah saat nya kita punya generasi yg mau kerja keras utk menjadi lebih baik lagi utk kehidupan yad utk negara kita..

sinergi..sinergi..sinergi..dan kerja keras….

Iklan

Satu Tanggapan

  1. dari segi konsumsi kita juga sangat akut pak, bahkan barang konsumtif primer semacam makanan tidak bisa kita produksi sendiri (terigu) bahaya sekali pola konsumsi kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: