Cross culture – seseorang yg diperjalankan

Fenomena cross culture atau pertukaran/persilangan antar kultur mulai terlihat dimana-mana bila kita berjalan pada beberapa kota di beberapa Negara,maupun kalau kita melihat sekeliling kita pada perumahan yg tetangga kita merupakan orng yg heterogen penghuninya.
Suatu komplek baru suatu perumahan, akan terlihat penghuni yg heterogen, pada kantor asing akan terdapat pegawai yg bervariasi dari etnic maupun bahasa asalnya.
Atau kita ketemu satu family, dimana merupakan perpaduan antar etnic dalam satu negar maupun etnic antar Negara.
Bagaimana mereka dapat bergabung dalam satu komunitas atusatu keluarga, dari pengamatan mereka di persatukan dalam suatu waktu dalam satu situasi bersama dan terjadilah kesepakatan berkeluarga atau kesepakatan bekerja bersama.


Yang sering kita lihat adalah kempatan pada saat kuliah bersma , kedua insan ini bersama dalam waktu lama, terjadi kesempatan mengerjakan tugas atau hobi atau apapun yg menyebabkan mereka bersama dalam waktu agak lama, sehingga terjadi kesempatan saling tertarik dari berbagai segi, dan di akhir dalam kesepakatan utk bersama membina keluarga baru.
Perkawinan antar etnic , terhadp meeka yg diperjalankan karena pendidikan yg keluar dari daerah asalnya, menyebabkan keluarga baru ini mempunyai nilai yg berbeda dan baru terhadap nila lingkunagan lamany.
Keluarga baru ini dan putra putri nya, merupakan entitas atu kelompok yg saling toleran dan mengerti masing2 kultur mereka.
Mereka lebih lentur terhadap perbedaan, lebbih toleran, dan lebih siap menghadapi perubahan2 di masa mendatang, karena sdh terlatih di dalam keluargannya.
Suatu contoh yg saya amati seseorang dari luar jawa, sekolah di jawa, disalah satu kota pendidikan, selama kuliah bertemu dengan mhsiswi dari kota tersebut atau kota lain yg sama2 kuliah di kota tersebut. Mereka dalam perjalan menempuh studi nya akhir nya sepakat menempuh hidup bersama.
Sekian tahun kemudian pemuda luar jawa tersebut kembali kedaerah nya, dan berkarya di pemerintahan setempat, dan karier nya cukup bagus utk menjadi pimpinan daerah tersebut.
Putra putriny mereka adalah sau resultante dari 2 kultur yg berbeda, dan mereka menjadi generasi baru yg ebih lentur dan lebih punya motivasi utk lebih maju, karena mereka merasa menjadi minoritas dalam kelompok tersebut atau pun juga genetic yg bagus dari 2 etnic yg berbeda bersatu dalam anak2 campuran tersebut, sehingga ygs berbeda di bandingkan dengan teman2 sebaya di lingkungannya.
Hal lain, karena keluarga tersebut berasal dari dua etnic yg berbeda, mereka cenderung mendorong putra-putrinya sekolah di tempat2 dimana sekolah nya sdh relative bagus, mereka mengirim kepad tempat2 dimana sekolah menenggahnya baik dimana lulusannya masuk ke univ yg bagus juga.

Akibat pandangan tersebut, mereka rela berpisah dengan anak2nya, demi masa depan mereka seperti yg mereka alami, dengan segala daya mereka berusaha mengirimkan pada tempat2 yg kwalitas pendidikannya bagus.
Anak2 yg diperjalankan ini mempnyai motivasi yg tinggi utk berhasil, karena kalau tidak mereka akan tersingkir dari kelompoknya, sehingga mereka cenderung pandai, cerdik dan efisien, dan tahu mau kemana mereka akan berjalan nantinya.
Bagi anda yg membaca artikel ini, dan anda merasa di perjalankan, silahkan tulis pengalaman anda utk sharing dengan teman2 yg lain.
Perjalan selama pendidikan dapat di bagi menjadi 2 perjalanan secara tidak kita sadari, yaitu perjalanan intelektual/akademi, dimana kita belajar banyak hal dalam waktu yg pendek, dan perjalan kultur/budaya dilingkungan kita, karena secara tidak sadar kita menyesuaikan dengan makana, perilaku/tatakrama, bahasa dari sekeliling kita.
Perubahan stratasosial disebabkan karena perubahan strata pendidikan, kita perhtikan teman 1 angkatan di sd, smp, sma maupun pt, mereka yg keluar kota asal pendidikan sd slta, kecenderungan mempunyai motivasi tinggi dan dalam 10 – 20 tahun kemudian , anak tersebut menjadi sesuatu di tempat baru nya, karena dalam perjalanan di tempat lain, daya juang nya lebih tinggi dibandingkan di daerah asalnya.
Coba anda ambil 1 – 2 contoh teman anda dan lihat sekarang jadi apa..kecenderungan mereka berhasil dalam hidupnya, walaupun ada beberapa yg tidak terlalu suks juga. Tetapi kecenderungannya mereka berhasil dibandingkan teman2 nya yg brada di kota asalnya.
Peanyaannya, haruskah kita berjalan atau memperjalankan orang lain selama kita bias memperjalankan..?
Jawabannya iya..apapun dan siapapun anda yg membaca tulisan ini, tolong perjalankan yg anda bisa perjalankan , apakah intelektual atau akademi, maupun budaya ataupun perdagangan atau peluang apaun utk bias memperjalankan seseorang atau sekelompok atau seanyak mungkin selama hidup kita , agar kita mendapatkan generasi yg lebih lentur utk menghadapi persaingan global dan mereka akan survive di kehidupan yad dimana toleransi , kerja keras, motivasi tinggi akan mendorong seseorang bias menjadi sesuatu dan memimpin kelompok nya atu pun departemen atupun negar kita ini.
Negara juga berpendapat yg serupa, taiean sejak thn 60 an mengirim setip tahun nya lebih dari 5000 lulusan slta nya ke ln, terutama ke usa, mereka mendorong utk sekolah setinggi mungkin dan masuk dalam system perekonomian usa, mereka berhasil menjadi peneliti, pengusaha maupun senator atau orang yg mempunyai pengaruh di Negara tersebut. Apa yg terjadi sekian tahun kemudian, saya diskusi dgn salah satu walikota di Taiwan aku Tanya dr mana pendidikan mu, dia bilan dari usa, dan pengusaha yg setelah 20 tahun di usa , di tarik ke Taiwan utk meimpin kota nya.
Dengan jaringan yg di kenal di usa, sang walikota tersebut, akan membawa jaringan usa nya ke taiwn dan produk Taiwan ke usa, p wali ini menjadi hub antar bangsa, dan dia di butuhkan oleh ke 2 belah fihak utk saling menguntungkan dan saling kenal satu sengan lainnya. Sehingga pertukaran barang/produk orang dll makin baik lagi.
Begitu juga yg aku alami, karena aku belajar di jerman dan pernah bekerja di jerman, dimana saya menghabiskan sekitar 7 tahun waktu ku di jerman, saya bias tahun bagaimana orang jerman berfikir dan bertindak, dengan bahasa jerman, rundingan2 menjadi lebih mudah dan bias mendapatkan bebefit yg win win utk 2 negara utk saat ini. Pada saat saya di seleksi dan mendapat kesempatan ke jerman thn 1980 an , saya nggak ngerti bahasanya, walaupun di sma belajar juga, tapi karena ndak seneng lebih baik Tanya temen kalau ulangan….., nnggak tahunya dapat kesempatan di kirim ke Jerman utk belajar, itu yg aku sadari bahawa setiap orang berbeda tugasnya di dunia ini, sesuai dengan bidang2nya masing2, tetapi juga atas usahanya mereka masing2.
Dari pengamatan dan pengalaman ini, saya menyarankan anda utk berjalan lah dari satu tempat ketempat yg lain dalam waktu yg cukup lama sambil belajar kultur setempat maupun meningkatkan intelektual/akademi kita.
Ayo kita bantu diri kita maupun orang lain disekeliling kita utk bias berubah nasibnya, dengan memberi kesempatan memperjalankan mereka baik secara akademi maupun kultur maupun dalam organisasi, karena kumulsi pengalaman mereka akan membantu keluarga, lingkungan kerja maupun Negara dalam bernegosiasi dengan kelompok/Negara lain utk tujuan kebaikan bersama dikemudian hari.
Aak tersebut akan menjadi anak2 yg bias mandiri dan bias menghidupi keluarganya dan ini salah satu upaya kita mengurangi kemiskinan kebodohan dan ketertinggalan suatu keluarga/kelompok/Negara.

Kirimkan atau sekolahkan minimal 1 orang /tahun, bila anda punya dana, kekuasaan atau pengaruh atau teman yg bisa  kita dorong utk melakukan memperjalankan seseorang…lakukan lah…selama kita masih bisa dan di beri hidup maupun di beri karunia  seperti sekarang ini…….

Terimakasih ya atas kesabaran membaca tulisan ini…dan terimakasih juga mau berbagi karunia atau rezeki yg kita nikmati  saat ini dengan membagi kepada mereka yg membutuhkan. perjalanan  akademi maupun budaya/kultur .
Hanoi 23 september 2011

Iklan

36 Tanggapan

  1. iya pak, benar sekali…
    perjalanan tiga hari saya ke Ambon bersama Bpk. Ir. Bagiono dan Bpk. Karyana sangat membuka pola pikir saya. Baik tentang kultur di Ambon maupun cara penyampaian materi pada forum agar menarik perhatian semua peserta.
    Pengalaman perjalanan saya selama tiga hari di kota Ambon, telah saya upload ke blog saya: http://juhaeriyah8.wordpress.com/2011/10/17/antara-tugas-kantor-dan-hadiah-terindah-dari-dosenku-yang-super/

  2. Benar pak.
    Untuk mendapatkan seseuatu yang berkualitas harus menempuh perjalaan yang jauh dan banyak rintangan….
    blog saya:http://sheltiteresaes.wordpress.com/2011/11/08/cross-culture-pendidikan-sumabar-jawa/

  3. croos culture sangat mempengaruhi kecepatan perkembangan kemampuan seseorang, tapi kadang, ketika sudah terbiasa hidup di komunitas homogen, cukup sulit untuk bisa hidup di komunitas heterogen pertama kali.

    berikut pengalaman kehidupan cross culture saya di http://harike.web.id/cross-culture-and-me.html

  4. Ya Pak, saya Sangat Setuju Sekali.
    Cross Cultur ini menambah wawasan saya mengenai kebudayaan yang baru, disini saya melakukan perjalan ke Bangka – Belitung disana sangat menyenangkan sekali karena semangat guru – gurunya sangat besar sekali, ini pengalaman saya saat perjalanan ke Bangka -belitung Pak, telah saya posting di Blog Pribadi Saya.

    http://janifan.wordpress.com/2011/11/09/perjalanan-sea-cyberclass-ke-provinsi-bangka-belitung/

  5. Saat berada pada komunitas yang baru, sangat dibutuhkan percaya diri serta mempelajari kebiasaan dan budaya komunitas tersebut, agar lebih mudah diterima dan bergaul dengan mereka.
    Pak..ini adalah pengalaman saya selama berada di Kab. Batang – Jateng yang saya posting di blog pribadi saya.
    http://www.renation88.co.cc/2011/11/sosialisasi-seacyberclass-ke-kab-batang.html

  6. Jauh berjalan banyak yang dilihat.
    Pak ..ini pengalaman saya : tiga hari di Serang (Banten). diposting di blog pribadi saya http://belajardengan.blogspot.com/2011/11/tiga-hari-di-serang.html

  7. Talk-less do more.. ^^
    saya adalah perantau dari pulau jawa ke Sumatera dan akhirnya kembali lagi ke tanah Jawa. Ini adalah cross culture yang telah saya tulis di blog: http://nawaitb.blogspot.com/2011/11/cross-culture.html

  8. Perjalanan saya ke jawa tengah memberikan saya pengalaman baru, saya melihat perbedaan potensi daerah disetiap daerah. ini yang umumnya menurut saya yang membuat terjadinya cross culture.
    pak ini cerita pengalaman saya selama di jawa tengah (BATANG)
    http://caliandra-trinanda.blogspot.com/2011/11/peningkatan-mutu-pendidikan-seamlec.html

  9. cross culture berdasarkan pengalaman yang saya dapati setelah berada di tiga lokasi
    http://aivlez-anirtko.blogspot.com/2011/11/cross-culture-sumatera-barat-aceh.html

  10. Setuju dengan Bapak, sebagai manusia kita hidup sebagai individual dan berinteraksi sosial, bagaimana cara kita memahami tentang cross culture itu sendiri. http://aldryani.blogspot.com/2011/11/cross-culture-and-me.html

  11. Saya sangat setuju dengan bapak
    Cross Culture dapat berdampak positif bagi kita semua dan bagi kemajuan negara kita, karena setiap culture memiliki hal positif yang berbeda-beda, dan apabila cross culture ini dapat terjalin dengan baik maka semua hal positif dari masing-masing culture akan saling melengkapi dan menjadi jauh lebih baik dan jauh lebih positif lagi bagi kita semua.
    Saya juga berterimakasih kepada SEAMOLEC yang memberikan kesempatan kepada saya untuk terlibat dalam fenomena cross culture ini.

    berikut pengalaman saya selama di Merauke http://andreas-mss19.blogspot.com/2011/11/training-ict-seamolec-multi-studio.html

  12. Dengan cross culture kita dapat pengalaman baru dan membuat kita lebih maju. Dengan Cross Culture kita dapat mengisi kekurangan masing-masing. Di sini lah waktu untuk lebih baik dan lebih maju lagi.

    Pak, ini postingan tentang cross culture di blog pribadi saya..
    http://orlandomtd.wordpress.com/2011/11/09/cross-culture/

  13. Pak, ini seuntai pengalaman tentang cross culture saya. Terima Kasih.
    http://bolejuga.blogspot.com/2011/11/cross-culture-semangat-usaha-dan-kerja.html

  14. benar sekali pak, dengan cross culture kita belajar dari sekitar, mengambil yang baik dan bisa menerapkan atau menularkan kepada saudara kita d tempat asal kita,
    ini pak tulisan yang saya buat, tetapi tidak sebagus tulisan yang bapak buat,
    http://jefri-cupi.blogspot.com/2011/11/perbedaan-yang-indah.html

    terim kasih…

  15. menurut saya, cross culture merupakan suatu petualangan hidup untuk bisa melakukan survival,pak. ini sedikit pengalaman saya setelah merasakan cross culture.
    http://oggilicious.blogspot.com/2011/11/cross-culture.html

  16. Cross culture,
    membuka wawasan dan pengalaman,
    dengan adanya cross culture kita bisa mengambil cross culture yang baik dan mengajarkan pada daerah yang belum mengenal budaya tersebut..

    http://jojo-almost.blogspot.com/2011/11/malang-batam-singapura-tangerang.html

  17. saya setuju dengan bapak. Pengalaman perpindahan daerah ini sangat bermanfaat bagi saya untuk mengenal lebih jauh bagaimana menyikapi perbedaan kebudayaan.

    berikut merupakan postingan saya tentang croos culture
    http://dyanyulfiaini.blogspot.com/2011/11/malang-tangerang.html
    terimakasih

  18. berkaitan dengan cross culture saya diperjalankan ke Kota Pontianak, dan alhamdulilah saya mendapak bayak hal yang baru dari berbagai segi.
    Berikut pengalaman cross culture saya pak…
    http://awakbisa.blogspot.com/2011/11/syuting-di-pontianak.html

    terima kasih…

  19. Setuju sekali Pak,,,,,,

    Dengan adanya Cross Culture ini kita tau bahwa di luar sana banyak perbedaan yang tidak kita ketahui.

    Ini pengalaman Cross Culture Saya pak yang sudah di posting ke blog saya —> http://roticoklat04.blogspot.com/2011/11/cross-culture.html

  20. Ass.
    Pak ini rancangan materi magang Shelti teresa e.s dan melysa sparingga di smp 31 padang:
    http://sheltiteresaes.wordpress.com/2011/11/10/rancangan-materi-magang-di-smp-31-padang/

  21. USUL : banyak konflik di bumi ini yang juga disebabkan perbedaan budaya.. kayaknya seru kalo kita bahas yang seperti itu dan cari solusinya bersama2, agar kita juga bisa lebih mengkritisi lagi hehehehe…..

    oiya ini punya saya yang tentang cross culture pak….

    http://fierlan.blogspot.com/2011/11/lintas-budaya-adalah-kajian-mengenai.html

    http://fierlan.blogspot.com/2011/11/konflik-budaya.html

  22. negara kita pada dasarnya sudah memulai cross culture, dengan banyaknya ragam budaya dan perbedaan pada masing masing daerah sangat memungkinkan untuk terjadinya cross culture. dengan adanya cross culture kita dapat mengenal segala aspek dari satu daerah dengan daerha lainnya, yang terpenting adalah bagaimana caranya agar cross culture dapat menyatukan perbedaan yang ada di daerah

    ini adalah pengalaman cross culture saya
    http://ndundunkqpedt.tumblr.com/post/12591752872/pengalaman-cross-culture

  23. saya sangat setuju dengan bapak, cross culture sangat berdampak positif. kita harus bisa menyesuaikan diri dimana kita berada. sama dengan istilah, “dimana bumi dipijak disana lagit dijunjung”. kita juga mengetahui perbedaan antar budaya dan bisa menghargai itu. Pak..ini adalah pengalaman saya selama berada di Serang-Banten yang saya posting di blog pribadi saya :
    http://rahmiwulans.blogspot.com/2011/11/sea-cyberclass-di-sma-1-cinangka.html
    http://rahmiwulans.blogspot.com/2011/11/rancangan-itb-daerah-dan-kembali-ke-itb.html

  24. dear all, terimakasih tulisannya, dan pengalaman kalian, kita akn coba kompilasi menjadi tulisan yg bisa dibaca dengan enak..

  25. ass pak…
    Shelti teresa es dan melysa sparingga telah mulai magang di daerah masing-masing sejak tanggal 1 februari 2012.
    isini kami diminta untuk membuat blog sekolah dan lab komputer SMP N 31 PADANG. dan kami menawarkan media pembelajaran GAME RPG kepada guru TIK dan ternyata mereka berminta. DAn kami di buatkan sebuah program ekstrakulikuler game RPG,
    berikut laporan magangnya pak:
    http://sheltiteresaes.wordpress.com/2012/02/08/magang-di-smp-31-padang/

    terima kasih pak,,, wassalamualikum Wr.Wb

  26. pak ini laporang perkembangan magang kami (SheltiTeresa ES dan Melysa Sparingga) Mahasiswa D4 Batch 4 pak,
    disini kami di mintak untuk membuat sebuah e learning,shg guru-guru dan para siswa dapat mengakses materi ajar dimanapun pak;
    berikut laporannya pak:
    http://sheltiteresaes.wordpress.com/2012/06/06/pembuatan-dan-pengujian-e-learning-smp-n-31-padang/

  27. pak berikut kami laporkan laporan kegiatan magang di SMP N 31 Padang. Atas nama Shelti Teresa ES dan Melysa Sparingga (Mahasiswa D4 ITB-Seamolec Batch 4)
    http://sheltiteresaes.wordpress.com/category/magang/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: