seminar online di ikuti 12 titik dari seamolec

dear all,

tgl 22 mei yl, kita melakukan percobaan streaming utk pengembangan kurikulum bahasa inggris utk guru yg di ikuti secara real time di kapuas, surabaya, ngawi, jember dan juga oleh guru2 pgsd dari garut, bogor, tasik, sukabumi , ciamis, dll ..seminar ini di ikuti oleh 40 guru di seamolec, 100 guru di surabaya, 50 di jember, 50 di kapuas dan yg di jabar belum terdeteksi.

ada 15 file yg sedang kita upload secara bertahap ..silahkan melihat di web

..http://www.youtube.com/user/seamolecigi

kita sedang menyiapkan serial semacam ini bersama bu Itje , bu puti, nina , dari IGI dan edo n hadi dari SEAMOLEC dan IGI , sebulan 1 x, utk guru2 yg berminat, dan kita buat secara sistematis, kita sedang diskusikasn setiap minggu ke 3 setiap bulan.

pada saat real time, bisa di lihat siapapun dari manapun utk saling belajar asal ada koneksi internet , utk mereka yg tidak bisa mengikuti webminar tersebut, bisa meng unduh di alamat tersebut.

anda bayangkan kalau perkuliahan sejenis,misalnya utk matematika, atau fisika, kimia atau mkdu utk universiata di berikan seperti hal tersebut, akan menghemat tenaga pengajar, tetapi akan mendorong kita saling sharing utk melakukan peningkatan mutu pendidikan secara berklanjutan.

atau tugas utk sekolah dari guru yg baik dari bbrp kota , atau utk mhs yg sedang praktek di luar kota atau luar negeri, akan tetep bisa mengikuti perkuliahan tanpa meninggalkan tempat kerja.

tetapi bisa meningkatkan kwalitas ybs, sehingga makin bisa membantu industri melakukan perbaikan yg terus menerus…atau meningkatkan jumlah peserta didik tanpa membangun gedung baru..

semoga langkah aawal utk memperbanyak anak pandai dimanapun bisa kita kembangkan terus menerus…

saran kita tunggu di youtube maupun di bawah ini…
terimakasih

Iklan

gnp versus orang pandai/jumlah PT

pertanyaan yg mendasar adalah adakah korelasi antara gnp dan jumlah orang pandai baik akademisi, keuangan maupun lainnterimakasih msukannya, memang menarik apa yg terjadi sekarang…pernahkah kita memikrikan berapa harga suatu orang pandai setara sarjana, master dan doktor terutama yg menekuni bidang2 yg terkait dgn kemajuan teknologi dan mereka yg tahu ttg prediksi suatu daerah.
kita lihat amerika setiap tahun menerbitkan 50.000 greencard, terutama mereka yg mempunyai potensi membangun negerinya…tahu kah anda setiap tahu china menarik sebanyak mungkin profesor di usa yg berasal dari china…tahu kah anda singapura memberikan permanent resident bagi mereka yg punya master di bidang enginering yg bisa membantu mempercepat teknologi mereka…

tahu kah anda mencetak se orang doktor di indonesia 125 juta, di jerman 500 juta dan dii usa 1 miliar..?
master 50 juta di indonesia, 300 juta di jerman dan 500 juta di usa…

klo saya sebagai negera atau institusi yg memerlukan orang pandai utk membangun ekonomi atau pertumbuhan perusahaan ini, maka mengundang mereka yg sudah jadi …akan lebih mudah ..dan tidak mengeluarkan ongkos…hanya lapangan kerja yg siap di olah agar produktivitas lebih tinggi dan efisiensi lebih baik, sehingga daya saing produk nya lebih baik..sehingga survival perusahaan dan negara itu menjadi lebih baik..gnp nya juga bertahan dan bisa naik…
bayangkan klao negara tidak punya income ..kan ngutang terus…dan bangkrut dan di eliminir dari muka bumi dan bergabung dgn negara lainnya…spt perusahaan multinasional yg ada…ya …?
suatu contoh gnp korea selatan 20 ooo an us $, dimana penduduknya 50 jutaan, ndak punya sda, doktornya 115.000 an, 33.000 an lulusan LN, dstdst…
indonesia saat ini sekitar 25.000 an doktor, penduduk sekitar 235 jutaan..
gnp sekitar 2500 us$….
tinggal bagaimana caranya gnp nya menjadi 10.000 dalam 10 – 15 tahun yad..? harus kah kita mengundang banyak orang pandai dari mana2 pun utk membantu pertumbuhan ekonomi kita dan membuak alapangan kerja..?

salah satu percepatan adalah adanya lembaga pt yg heterogen di setiap kabbupaten yg di dukung oleh pt yg kuat dan baik baik itu dari dlm negeri maupun ln… semoga….ayo kita kerjakan bareng percepatan meneetak anak2 muda yg tahu perkembangan teknologi terkini..dan tahu akan kebutuhan ..yad..

purwokwerto suatu potensi yg lbisa di tingkatkan

dalam perjalanan ke daerah banyumas melalui cilacap, terlihaat pemandangan hijau sepanjang jalan dr lapangan terbang di cilacap ke kota purwokerto – banyumas. alangkah baiknya bila daerah yg subur ini bisa di olah menghasilkan suatu produk yg bermanfaat bagi masyarakat banyumas. salah satu yg terfikir….bgmn ke termanfaatan suatuy daerah/petak/kecamatan dalam mengembangkan peningkatan asli daerah.
kuncinya memang harus dari manusia yg berusaha mengembangkan daerah tersebut. dalam hal peningkatan pad daerah, memang perlu kepala yg baik dan tim yg solid.
dgn bupati yg peduli thd lingkungan , penghijauan serta peduli terhadapmasyarakatnya, akan menyebabkan lingkungan ini akan berkembang menurut yg semestinya.
salah satu potensi adalah banyumas go green …dimana setiap jengkal daerah ini mempunyai potensi ekonomi yg baik, dan dikerjakan oleh mereka yg memang senang daerah nya maju oleh mereka yg berasal dari kecamatan tersebut.
pemuda bangun desa…pulang desa mbangun desa.
suatu konsep yg solid , dan di pimpin oleh tim yg tangguh akan mendorong daerah ini akan maju….klo ada 8 kecamattan dan setiap kecamatan ada 10 orang yg mau mengerakkan daerahnya, dgn ilmu yg ada di dunia maya,akan mendorong anak2 bekerja ..moto gubernur jateng, akan mendorong jateng makin bagus dalam pengembangan potensi kecamatan yg tertidur. bila dari setiap kecamatan ada 10 anak yg bisa kuliah dan befikir bebas membangun daerahnya…akan bagus daerah ini berkembangnya…dgn multikampus pada level slta, dan multikampus pada level pt di setiap kecamatan, akan terjadi percepatan orang pandai dan percepatan pergerakan ekonomi….
sebuah pemikiran perlu pendalaman dan sosialisasi dalam meningkatkan pad banyumas menjadi 5 x lipat dalam 10 thun yad…

pusat sumber blajar di setiap titik multicast

dalam percepatan sarjana guru sd, mungkin salah satu saran , adalah adanya sub kampus disetiap kecamatan (7000) atau setiap desa (160.000) sebagai titk tempat belajar bagi guru sd, smp yg belum sarjana, ataupun masyarakat yg ingin meningkatkan kemampuannya baik berupa kursus maupun ahlipratama maupun meningkatkan karyawan yg sesuai dgn keperluan industri yg ada…sehingga terjadi efisiensi prosesing…utk memperbanyak produksi suatu daerah..

tahun 2010, kita akan mencoba di 100 titik di seluruh indonesia …yg akan bertahap berkembang menjadi 500 sub kampus online dari ut – seamolec – itb – uni /politek lainnya…klo semua kecamatan dan nanti nya semua desa ada pusat pembelajaran/sub kampus dari multi university, akan makin cepat pemandaian orang indonesia di segala bidang, dan juga memandaikan sebayak orang dgn semurah mungkin dan seterjangkau mungkin…

klo di setiap kabupaten ada sekolah terbaik yg berfungsi menjadi kampus uni terbaik di negeri ini…kan bagus…sehingga banyak masyarakat yg bisa menikmati pendidikan yg baik di kabupaten mereka…dan ini akan mempercepat kemampuan suatu bangsa dalam persaingan antar regional…baik dari segi bahasa ataupun dari segi ilmu terbaru..bisa masuk kesetiap titik terjauh dari pusat….

multi kampus, multi talent, multi program…perlu di galakkan dan di kembangkan bersama, musuh kita bersama adalah kebodohan..dan ketertinggalan di segala bidang…kita akaya tapi miskin…dan kita membiarkan bangsa lain mencacah kekayaan kita…dan kita tinggal tulang nya saja…krn dagingnya di ambil oleh bangsa lain…ini karena kekuranga pandaian kita mengorganisir serta kekurangan kita mengantisipasi.. perubahan2 sistem yg ada di dunia, baik ekonomi, keuangan, kebutuhan pangan, serta prediksi2 hal2 yg bisa kita antisipasi utk keperluan anak bangsa ini…

mencetak 1000 ahlipratama melalui pjj di 5 negara, mungkinkah

barusan diskusi dgn sdr subhan , p onny-dari usong university , p hilwadi-itb dan p ibrahim klo ndak salah ttg peluang menyekolahkan/kuliah migrant worker indonesi di korea, dari diskusi sebentar, dan survey terdahulu, keinginan bbrp pekerja kita utk menjadi ahli pratama(d1) dan lama2 menjadi d3 atau sarjana cukup besar.
bulan oktober memng akan di bukan di bbrp kabupaten di indonesia yg merupakan multikampus dari 49 pt yg ditugasi dikti utk menolong anak2 indonesia yg tidak beruntung utk di beri peluang menajdi ahli pratama/d1, dimana diharapkan mereka bisa meningkatkan kompetensi nya dan bisa bekerja utk menciptakan lapangan kerja, selain itu, bagi mereka yg sdh dalam sistem bisa meningkatakn kemampuannya melalui bangku kuliah jarak jauh atau online, sehingga bisa lancar berbahasa setemopat dan terstandar pad level 4…dan mempunyai peluang kuliah jarak jauh dgn bbrp uni yg sudah di siapkan oleh pihak dikti.
utk 5 negara al macau, hongkong, korea, jepang dan taiwan sudah kita survey selama 2 tahun terhadap potensi mereka yg ingin belajar sesuai dgn bidangnya.

sampai saat ini sdh ada bbrp uni yg, bersedia utk menjadikan piloting pemberdayaan tenagakerja indonesia yg ada di luar negeri…

di korea ada 33.000 orang, taiwan 50 000 an, hongkong 100.000 an, macau 30.000 an dan jepang 30.000 an…klau dari mereka dan dari masing2 negara bisa di upgrade 1000 orang ahli pratama yg nantinya akan menjkadi bsc joint program, kan negara ini akan di untungkan dgn mendidik sebanyak mungkin orang indonesai di uni ln dgn biaya dari negara tersebut…
kenapa…ybs sdh tahu kultur negara tsb, sdh punya pasport..:), sdh tahu bahasa setempat..tinggal di tingkatkan mencapai level 4 , syarat masuk di ptsetempat.
kalao sambbil bekerja bisa kuliah jarak jauh , dan selama 3 tahun dapat d2, dari itb atau pens, kemudian ybs pulang 1/2 tahun utk melengkapi syarat2 ujian yg belum selesai…klo mau meneruskan sampai d3 di indonesia perluu 1 tahun saja…kalo mau menerukan ke korea pada patnernya itb/pens, kan tinggal nambah 1,5-2 tahun, dan dapat ijasah double, indonesia dan korea….
anda bayangkan klo kita bisa mencetak 1000 sarjana dgn kwwalitas negara maju, dan ybs tahu bhasa setempat dan tahu hak dan kewajibannya,,kan akan banyak tenaga indoenesia menjadi tenaga ahli di negara tsb, artinya, devisa makin meningkat pada level atas…dan yg bawah bisa di isi oleh adik2nya…
kalau 1 orang luslusan tsb gajinya 12 – 15 jt/bln dan sebagai tenaga ahli, minimal 5 juta/bulan bisa di kirim ke indonesia> 60 jt/thn klo 1000 orang kan 60 mil./thn klo 5 negara ya 300 m/thn dana masuk daerah, dari segmen ini saja…
hal lain..klo selama di korea atau jepang dan terdaftar sebagai mhs pens/itb, ybs dapat di tugasi menulis teknologi apa saja yg dipakai di industri sekarang dan sistem serta efiseinsi nya…kan dosennya akan dapat bahan kuliah yg terbaru tanpa harus ke industri..karena mhs nya ada di ujung unit produksi yg mempergunakan teknologi terkini…
artinya ilmu nya akan terupdate terus universitas tersebut..dan bisa di ajarkan pada mhs lain dari negara lain yg memerlukan ilmu tersebut.

kendala yg harus kta selesaikan secepatnya adalah bikin patner dgn uni di indoensia dan bikin kelas joint program antar 2 uni antar 2 negara…yg mefasilitasi anak2 kita baik yg dalam negeri maupun yg luar negeri…

impian ini masih panjang mencapainya, tapi mudah2an tahun ini kita dapat membuka peluang di 5 negara utk mereka 2 yg berjuang menghasilkan devisa utk keluarga maupun utk negara…semoga di ijinkan oleh Allah swt…Amien…
daejoun 6 agustus 2010 01 00

kampus dgn 256 subkampus

menarik diskusi dgn phoenic university, yg mempunyai kampus lebih dari 250 lokasi yg tersebar di seluruh amerika, khusus ttg program master yg mereka kembangkan dan kita diskusikan. program master utk it, di laksanakan sebanyak 30 sks, tanpa thesis, dan setiap 6 mimggu mereka membuka kelas on line, dan biayanya relatif tidak murah…contoh utk master total biaya 21.00 us/degree, dan kuliahnya dilakukan online tanpa tatap muka, selain tiu semua silabus langsung bisa dilihat online, serta di jelaskan apa saja yg harus dilakukan setiap minggu, baik berupa pertanyaan maupun tugas dll.

Baca lebih lanjut